7 Kesalahan Urutan Skincare yang Malah Bikin Wajah Makin Kusam dan Berminyak

Senin, 05 Oktober 2026 | 11:04 WIB
Ilustrasi memakai skincare (Pexels/Sora Shimazaki)
BACA 10 DETIK
  • Urutan skincare yang kurang tepat dapat memengaruhi kondisi kulit wajah.
  • Kulit berminyak tetap membutuhkan moisturizer dan perawatan yang lembut.
  • Terlalu banyak bahan aktif juga dapat membuat kulit mengalami iritasi.

Moisturizer tetap diperlukan untuk kulit berminyak. Kulit yang terasa oily bukan berarti tidak membutuhkan hidrasi. Kulit yang terlalu kering dapat memicu produksi minyak lebih banyak sehingga wajah justru terlihat semakin mengilap.

Untuk kulit berminyak atau acne-prone, moisturizer dengan tekstur ringan serta label oil-free dan non-comedogenic dapat dipertimbangkan.

4. Melewatkan Moisturizer karena Takut Wajah Makin Berminyak

Kesalahan berikutnya masih berkaitan dengan moisturizer. Banyak yang menganggap kulit berminyak tidak perlu menggunakan pelembap sehingga produk ini langsung dilewati setelah serum atau treatment.

Padahal, menghilangkan moisturizer dari rutinitas bukan otomatis membuat wajah lebih matte. Ketika kulit menjadi terlalu kering atau teriritasi, produksi minyak dapat meningkat dan wajah justru terasa lebih berminyak.

Urutannya tetap dapat dibuat sederhana: bersihkan wajah, gunakan produk perawatan yang diperlukan, kemudian aplikasikan moisturizer. Tekstur gel atau lotion ringan dapat dipertimbangkan untuk kulit yang mudah berminyak.

5. Sunscreen Dipakai Sebelum Skincare Selesai

Pada rutinitas pagi, sunscreen ditempatkan setelah rangkaian skincare lainnya. Kesalahan yang sering terjadi adalah memakai sunscreen terlalu awal, kemudian masih menambahkan serum atau moisturizer di atasnya.

Sunscreen merupakan tahap perlindungan terakhir dalam rangkaian skincare pagi sebelum makeup. Untuk perlindungan sehari-hari, gunakan sunscreen dengan SPF yang sesuai dan aplikasikan secara merata pada area kulit yang terpapar sinar matahari.

Urutan sederhananya dapat berupa cleanser, serum atau treatment, moisturizer, kemudian sunscreen. Dengan begitu, produk perawatan tetap digunakan sebelum tahap perlindungan dari sinar UV.

6. Terlalu Sering Mencuci Wajah untuk Menghilangkan Minyak

Wajah yang cepat mengilap memang membuat keinginan untuk mencuci muka lebih sering muncul. Namun, mencuci wajah berkali-kali dalam sehari bukan solusi untuk mengontrol minyak.

Terlalu sering mencuci atau menggosok wajah dapat mengiritasi kulit. Kondisi tersebut juga dapat membuat kulit terasa kering dan tidak nyaman, terutama ketika menggunakan produk pembersih yang terlalu keras.

Jadi, kulit berminyak tetap membutuhkan rutinitas yang lembut. Fokusnya bukan menghilangkan seluruh minyak dari wajah, melainkan menjaga kulit tetap bersih tanpa membuatnya terasa kering dan tertarik.

7. Menggunakan Skincare Terlalu Banyak dalam Satu Rutinitas

Semakin banyak produk tidak selalu berarti semakin lengkap. Menambahkan toner, essence, beberapa serum, exfoliating treatment, retinol, moisturizer, hingga produk lainnya dalam satu waktu dapat membuat rutinitas menjadi terlalu berat untuk kulit.

Kesalahan ini juga dapat membuat lebih sulit mengetahui produk mana yang menyebabkan kulit terasa tidak nyaman. Saat kulit mulai mengalami kering, perih, kemerahan, atau semakin kusam, rutinitas sebaiknya dievaluasi kembali.

Skincare yang sederhana justru lebih mudah dijalankan secara konsisten. Untuk kulit berminyak, rutinitas dasar dapat dimulai dari cleanser yang lembut, produk perawatan sesuai kebutuhan, moisturizer yang sesuai jenis kulit, serta sunscreen pada pagi hari.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com