Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan, Pelajar Diajarkan Diplomasi dan Negosiasi Sejak Dini

Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:20 WIB
Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan, Pelajar Diajarkan Diplomasi dan Negosiasi Sejak Dini (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Enam SMA Taruna Nusantara dan empat puluh sekolah Indonesia mengikuti AYIMUN Presents Taruna Nusantara MUN 2026.
  • Peserta melakukan simulasi sidang PBB untuk membahas isu diskriminasi pekerja, hukuman mati, serta ketegangan antarnegara.
  • Kegiatan dua hari ini bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis, bernegosiasi, dan berdiplomasi bagi generasi muda.

President of International Global Network, Muhammad Fahrizal, menilai pengalaman semacam itu penting untuk membentuk calon pemimpin yang memiliki karakter sekaligus wawasan internasional.

“SMA Taruna Nusantara bukan hanya tempat untuk mencapai keunggulan akademik. Lebih dari itu, Taruna Nusantara memiliki visi untuk membentuk pemimpin bangsa yang berkualitas dan berkarakter , pemimpin yang berakar pada identitas nasional serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Menurut Fahrizal, kemampuan menuju panggung global justru dapat dibangun dari pengalaman sederhana ketika pelajar belajar berdialog, memilih jalan damai dibandingkan permusuhan, dan mengubah gagasan menjadi tindakan.

Selama dua hari konferensi, para peserta mengikuti diskusi, simulasi persidangan, negosiasi, hingga penyusunan Draft Resolutions. Proses tersebut dibuat menyerupai mekanisme persidangan PBB sehingga peserta memiliki pengalaman langsung dalam membangun kesepakatan.

Bagi pelajar, pengalaman ini bukan sekadar latihan berbicara di depan umum. Mereka belajar bahwa menyelesaikan persoalan membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami perbedaan kepentingan, mengendalikan emosi, serta mencari solusi yang dapat diterima bersama.

Keterampilan tersebut menjadi semakin penting ketika generasi muda kelak memasuki dunia kerja, pemerintahan, organisasi maupun lingkungan masyarakat. 

Kemampuan menyampaikan gagasan dengan baik sekaligus menghargai pandangan berbeda dapat menjadi modal dalam menghadapi berbagai persoalan.

AYIMUN Presents Taruna Nusantara MUN 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pendidikan. Program ini direncanakan menjadi agenda tahunan dan dikembangkan menuju tingkat internasional. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com