Cara Cek Barcode Sepatu Adidas Original Agar Tak Tertipu Barang KW

Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:36 WIB
Adidas Duramo SL 2 (Adidas)
BACA 10 DETIK
  • Konsumen dapat memeriksa keaslian sepatu adidas dengan mencocokkan *article number* pada label sepatu dengan data di situs resmi adidas.
  • Hasil pindai *barcode* yang berhasil terbaca tidak dapat dijadikan jaminan mutlak bahwa sepatu adidas tersebut adalah produk asli.
  • Adidas menyarankan pembelian produk dilakukan melalui toko resmi dan konsumen dapat melaporkan indikasi barang palsu disertai bukti lengkap.

Suara.com - Cara cek barcode sepatu adidas penting dilakukan sebelum membeli, terutama jika produk dibeli melalui marketplace, toko nonresmi, atau penjual barang impor. Barcode pada label sepatu memang dapat membantu mengidentifikasi produk, tetapi hasil pemindaian sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan bahwa sepatu adidas tersebut asli.

adidas sendiri memiliki sistem identifikasi produk melalui article number atau product code yang tercantum pada label produk. Pada sejumlah produk adidas, kode tersebut dapat digunakan untuk menemukan model yang sesuai di situs resmi adidas.

Adidas juga menjelaskan bahwa konsumen yang mencurigai mendapatkan produk palsu dapat melaporkan produk dengan menyertakan foto produk, label, kemasan, bukti pembelian, serta informasi penjual.

Lantas, bagaimana cara cek barcode sepatu adidas yang benar?

Sepatu Lari adidas Hyperboost Edge (adidas)

1. Cari label produk di bagian dalam sepatu
Langkah pertama adalah menemukan label yang biasanya berada di bagian dalam sepatu. Periksa bagian bawah lidah sepatu atau area dalam lainnya yang memiliki label ukuran dan informasi produk.

Pada label tersebut biasanya terdapat sejumlah informasi, termasuk ukuran dan article number/product code. adidas menyebut article number sebagai salah satu identitas produk yang dapat digunakan untuk menemukan produk tertentu.

Jangan hanya melihat logo adidas atau bentuk barcode. Perhatikan seluruh informasi yang tercetak pada label agar dapat dibandingkan dengan data produk.

2. Catat article number, bukan hanya angka barcode
Salah satu kode terpenting untuk diperiksa adalah article number atau kode produk. Kode ini biasanya berupa kombinasi huruf dan angka.

Sebagai contoh, halaman produk resmi adidas menampilkan kode seperti HP6977 untuk Lightshift 2.0 Shoes dan IH4003 untuk Samba OG Shoes. Kode tersebut tercantum sebagai Product Code atau Item Number pada halaman produk resmi adidas.

Kode pada sepatu yang ingin diperiksa kemudian bisa dicari melalui situs resmi adidas atau mesin pencarian. Pastikan hasilnya mengarah pada model yang sama, bukan sekadar produk adidas lain.

3. Cocokkan kode dengan produk di situs resmi adidas
Setelah mendapatkan article number, buka situs resmi adidas dan masukkan atau cari kode tersebut.

Misalnya, apabila label sepatu mencantumkan kode tertentu, hasil pencarian seharusnya mengarah pada model yang sesuai. Periksa beberapa detail sekaligus, mulai dari nama model, bentuk sepatu, warna, material hingga detail desain.

adidas sendiri menunjukkan bahwa article number dapat digunakan untuk menemukan produk tertentu. Pada panduan produknya, adidas juga menyebut bahwa article number pada label dapat dicari untuk membantu memastikan produk yang dimiliki sesuai dengan produk resmi.

4. Kalau barcode bisa dipindai, jangan langsung menyimpulkan asli
Barcode atau QR code pada kemasan dan label memang dapat memberikan informasi tertentu ketika dipindai. Namun, barcode yang berhasil terbaca bukan otomatis berarti sepatu tersebut asli.

Pasalnya, kode pada barang palsu dapat saja dibuat menyerupai informasi produk asli. Karena itu, hasil scan perlu dibandingkan dengan informasi lain yang terdapat pada sepatu.

Cek apakah kode tersebut mengarah ke produk yang benar, kemudian cocokkan dengan label, ukuran, warna, model, kemasan dan kondisi fisik sepatu.

5. Bandingkan label dengan detail produk resmi
Setelah menemukan modelnya di situs adidas, jangan berhenti pada nama produk. Bandingkan detailnya dengan sepatu yang ada di tangan.

Periksa:

  • Nama dan model sepatu.
  • Article number atau product code.
  • Warna sepatu.
  • Bentuk dan desain.
  • Material bagian atas.
  • Detail logo dan branding.
  • Sol luar dan pola outsole.
  • Informasi ukuran pada label.

Sebagai contoh, halaman produk resmi adidas mencantumkan detail seperti upper, lining, outsole, jenis teknologi serta product code. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai pembanding dengan sepatu yang dibeli.

6. Periksa barcode pada kotak sepatu
Jangan lupa membandingkan informasi pada label sepatu dengan informasi pada kotak.

Perhatikan apakah nama model, ukuran, warna dan kode produknya masuk akal dan konsisten. Jika terdapat perbedaan mencolok antara label sepatu dan kotak, konsumen sebaiknya lebih berhati-hati dan meminta penjelasan dari penjual.

Foto kotak dan seluruh label juga sebaiknya disimpan, terutama jika sepatu dibeli secara online.

7. Periksa tempat membeli sepatu adidas
Cara paling aman untuk menghindari produk palsu sebenarnya bukan hanya dengan mengecek barcode, tetapi juga memperhatikan asal pembelian.

adidas menyarankan konsumen membeli produk melalui toko online resmi, toko resmi, atau retail partner yang berwenang. adidas juga menyatakan tidak dapat menjamin keaslian produk yang diperoleh melalui saluran penjualan tidak resmi.

Karena itu, harga yang jauh di bawah harga normal patut menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, terutama jika penjual tidak dapat memberikan bukti pembelian yang jelas.

Apakah Cek Barcode Sepatu adidas Bisa Memastikan 100 Persen Asli?
Jawabannya, tidak cukup hanya dengan scan barcode.

Barcode, QR code, dan article number lebih tepat digunakan sebagai bagian dari pemeriksaan. Konsumen perlu mencocokkan kode produk dengan data di kanal resmi adidas serta memeriksa kondisi fisik, label, kemasan dan sumber pembeliannya.

Bahkan ketika seseorang mencurigai telah membeli produk palsu, adidas meminta informasi yang lebih lengkap, seperti foto produk beserta label, foto kemasan, bukti pembelian, dokumen yang diterima dan alamat situs tempat produk dibeli.

Dengan demikian, jika hasil scan barcode menunjukkan informasi yang sesuai, hal tersebut merupakan indikasi yang perlu diverifikasi lebih lanjut, bukan sertifikat keaslian.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com