Dampak Gempa Flores pada Ibu dan Anak: Kebutuhan Produk Sanitasi Mendesak di Pengungsian

Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:01 WIB
Penyintas gempa Flores membutuhkan berbagai kebutuhan sanitasi di tengah keterbatasan fasilitas pengungsian. (dok. ist)
BACA 10 DETIK
  • PT Uni-Charm Indonesia Tbk menyalurkan bantuan sanitasi bagi korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Flores, NTT.
  • Bantuan logistik berupa popok dan pembalut disalurkan ke RSUD Manggarai serta Kecamatan Reok untuk kelompok rentan.
  • Distribusi pasokan kebersihan tersebut bertujuan menjaga kesehatan dan kenyamanan ibu serta anak di tenda pengungsian darurat.

Suara.com - Pascagempa bumi yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kondisi para pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti ibu dan anak, membutuhkan perhatian serius. Keterbatasan fasilitas air bersih serta sarana sanitasi di posko penampungan berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak segera ditangani.

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 tersebut telah merusak ribuan rumah dan fasilitas umum, memaksa puluhan ribu warga bertahan di tenda pengungsian. Di tengah situasi darurat ini, kebutuhan dasar untuk menjaga kebersihan diri menjadi salah satu aspek yang paling krusial. Bayi, anak-anak, ibu menyusui, hingga wanita dewasa memerlukan akses cepat terhadap perlengkapan kebersihan harian.

Guna membantu meringankan beban warga terdampak, bantuan logistik berupa pasokan sanitasi esensial terus disalurkan ke wilayah terdampak. Bantuan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar perempuan dan anak ini meliputi popok bayi, pembalut wanita, popok lansia, masker, serta tisu basah antibakteri.

Penyaluran difokuskan pada dua titik strategis, yakni RSUD Manggarai untuk mendukung pasien serta warga yang mengungsi, dan wilayah Kecamatan Reok melalui kepolisian setempat.

Kepala Bagian RSUD Manggarai, Ibu Zeni, mengonfirmasi mendesaknya kebutuhan tersebut di lapangan. Menurutnya, pasokan produk sanitasi harian sangat dibutuhkan oleh para pengungsi, terutama untuk menjamin perlindungan kesehatan serta kenyamanan bagi ibu dan anak selama berada di posko penampungan darurat.

"Kebutuhan produk sanitasi harian seperti popok dan pembalut sangat mendesak bagi para pengungsi di lapangan guna menjaga kesehatan dan kenyamanan warga di posko penampungan,” ujarnya.

Salah satu bantuan datang dan disalurkan oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk. Perusahaan menyalurkan sejumlah produknya, antara lain popok bayi MamyPoko, pembalut wanita Charm, popok dewasa Lifree, masker, serta tisu basah MamyPoko.

Di tengah proses pemulihan pascabencana, pemenuhan kebutuhan sanitasi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan warga yang masih harus tinggal di pengungsian.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com