- Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia resmi didirikan pada 15 Oktober 2026 untuk mengenang Kartini Muljadi.
- Yayasan tersebut menyediakan tiga program sosial bagi penyandang disabilitas, digitalisasi UMKM, serta bantuan obat bagi pasien kanker.
- Inisiatif ini bertujuan menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Kartini Muljadi menjadi aksi nyata yang bermanfaat luas bagi masyarakat.
Suara.com - Warisan seorang perempuan tidak selalu diukur dari pencapaian yang diraihnya, tetapi juga dari nilai-nilai yang ditinggalkan dan terus hidup dalam diri orang lain. Semangat inilah yang kembali mengemuka dalam mengenang Kartini Muljadi, salah satu pendiri Tempo Scan Group yang berpulang pada 2025.
Dikenal sebagai tokoh hukum terkemuka di Indonesia, Kartini Muljadi menjalani perjalanan panjang yang meninggalkan jejak di dunia hukum, bisnis, dan pendidikan. Kiprahnya menjadi bagian dari perjalanan Tempo Scan Group sekaligus inspirasi bagi keluarga dan lingkungan yang mengenalnya.
Pada 2004, Kartini menerima Capital Market Lifetime Achievement Award dari pemerintah. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia untuk periode 2004–2007.
Namun, bagi keluarga besar Tempo Scan Group, warisan Kartini tidak hanya berkaitan dengan pencapaian profesional. Nilai-nilai kebaikan, daya juang, dan keteladanan yang diwariskannya menjadi hal yang ingin terus dijaga dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
Salah satu cara untuk melanjutkan semangat tersebut diwujudkan melalui pendirian Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia (TSKM). Yayasan ini resmi diluncurkan pada 15 Oktober 2026, bertepatan dengan momentum satu tahun kepergian Kartini Muljadi.
Inisiatif tersebut digagas oleh Executive Chairman Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi. Melalui yayasan ini, nilai-nilai yang diwariskan Kartini diterjemahkan menjadi tiga program sosial yang menyasar kebutuhan masyarakat, mulai dari kesempatan kerja yang inklusif hingga akses pengobatan bagi pasien kanker.
Presiden Direktur PT Tempo Scan Pacific Tbk sekaligus Wakil Ketua Yayasan TSKM, I Made Dharma Wijaya, mengatakan pendirian yayasan merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menerjemahkan nilai-nilai inti Tempo Scan Group menjadi aksi nyata.
“Melalui TSKM, kami mewujudkan nilai-nilai inti Tempo Scan Group yaitu Kejujuran, Kesetaraan, Kerja Keras, Tanggung Jawab, dan Kebermanfaatan menjadi aksi nyata yang memberi manfaat luas,” ujar Made.
Meneruskan warisan melalui aksi nyata
Ada tiga program utama yang dijalankan TSKM. Program pertama berfokus pada kesetaraan peluang bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam dunia kerja.
Melalui program ini, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengenal budaya kerja perusahaan, mengembangkan keterampilan, menjalani praktik kerja mandiri, hingga mengikuti evaluasi untuk membuka peluang karier profesional.
Peserta juga akan didampingi mentor dari kalangan karyawan Tempo Scan Group yang telah dibekali pelatihan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif, sekaligus membangun kepercayaan diri peserta.
Program kedua menyasar pemberdayaan dan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui platform Tempomart.com.
Inisiatif ini bertujuan membuka akses pasar digital yang lebih luas bagi pelaku UMKM, sehingga mereka dapat memperkenalkan produk, menjangkau lebih banyak konsumen, dan mengembangkan usaha dengan biaya yang relatif ringan.
Sementara itu, program ketiga berfokus pada dukungan bagi pasien kanker dari kalangan masyarakat ekonomi lemah. Pada tahap awal, TSKM menyiapkan bantuan obat onkologi senilai Rp 5 miliar.
Program yang diinisiasi melalui donasi pribadi Handojo S. Muljadi ini akan menyalurkan obat terapi kanker dari PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia melalui kerja sama dengan rumah sakit dan lembaga pendamping pasien.
Ketiga program tersebut memiliki sasaran berbeda, tetapi membawa semangat yang sama: memperluas kesempatan, mendukung kemandirian, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Bagi keluarga besar Tempo Scan Group, warisan terbesar Almarhumah Ibu Kartini Muljadi bukan hanya tentang pencapaian bisnis sepanjang hayat beliau, melainkan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan. Melalui TSKM, kami berkomitmen untuk menjaga agar api keteladanan dan kasih tersebut terus menyala serta membawa manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa,” tutup Made.