- Serum vitamin C, retinoid, kultur aktif, dan bahan alami sebaiknya disimpan di kulkas untuk mencegah oksidasi.
- Sementara serum berbasis minyak dapat menjadi keruh dan terpisah komponennya jika disimpan di dalam lemari es.
- Serum harus disimpan rapat di tempat sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
Meski begitu, bahan alami tidak otomatis membuat produk wajib didinginkan. Perhatikan komposisi dan rekomendasi penyimpanan pada kemasan.
Serum Apa Saja yang Tidak Disarankan Disimpan di Kulkas?
1. Serum Berbasis Minyak
Soko Glam menjelaskan bahwa produk berbasis minyak, termasuk serum tertentu, dapat menjadi keruh ketika disimpan di kulkas.
Suhu dingin juga berpotensi menyebabkan komponen minyak dan air terpisah pada formula tertentu. Perubahan tersebut dapat memengaruhi tekstur dan kualitas produk.
"Produk berbahan dasar minyak seperti serum dapat menjadi keruh jika disimpan di lemari es. Hal ini juga dapat menyebabkan kandungan minyak dan air dalam produk terpisah, sehingga produk tersebut menjadi tidak dapat digunakan," dikutip dari Soko Glam.
Oleh sebab itu, serum berbasis minyak sebaiknya disimpan pada suhu ruang apabila petunjuk produsennya demikian.
2. Serum yang Tidak Memerlukan Suhu Dingin
Serum dengan formula yang stabil pada suhu ruang umumnya tidak harus dimasukkan ke kulkas. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sudah memadai selama mengikuti petunjuk produsen.
Suhu terlalu dingin maupun perubahan suhu yang ekstrem justru berpotensi memengaruhi kestabilan beberapa bahan aktif. Hindari menyimpan serum di freezer karena suhu beku tidak dirancang untuk semua formula skincare.
Tips Menyimpan Serum agar Tetap Berkualitas
Agar serum tetap terjaga kualitasnya, simpan botol dalam keadaan tertutup rapat dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Hindari meletakkan skincare di kamar mandi yang panas dan lembap karena kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kualitas produk.
Jika memilih kulkas, pisahkan serum dari makanan dan pastikan kemasannya tertutup dengan baik. Jangan lupa memeriksa petunjuk penyimpanan serta masa penggunaan setelah produk dibuka.
Jadi, apakah serum harus disimpan di kulkas? Jawabannya bergantung pada formula dan rekomendasi produsen. Serum vitamin C, retinoid, produk dengan kultur aktif, serta serum berbahan alami tertentu dapat dipertimbangkan untuk disimpan di kulkas. Sebaliknya, serum berbasis minyak tertentu lebih cocok disimpan pada suhu ruang.
Kunci utamanya adalah menghindari panas, sinar matahari langsung, dan perubahan suhu ekstrem. Dengan penyimpanan yang tepat, kualitas serum dapat lebih terjaga tanpa harus memasukkan seluruh produk skincare ke dalam kulkas.