Perbedaan Wajah Low Visual dan High Visual, Ini Ciri dan Makeup yang Cocok

Kamis, 05 November 2026 | 14:46 WIB
Ilustrasi wajah high visual dan low visual [Gemini AI]
BACA 10 DETIK
  • Istilah kecantikan low visual dan high visual menggambarkan tingkat dominasi fitur wajah seseorang.
  • Wajah low visual berfitur lembut dan kalem, sedangkan wajah high visual berfitur tegas dan mencolok.
  • Pemahaman karakter wajah membantu menentukan pilihan gaya makeup dan riasan yang paling harmonis.

3. Rekomendasi Makeup

Pemilik wajah low visual umumnya dapat mencoba riasan yang ringan dan tidak terlalu banyak menggunakan garis tegas.

Beberapa gaya makeup yang bisa dicoba antara lain korean natural makeup, clean girl makeup, soft peach makeup, natural eyeliner.

Sementara itu, pemilik wajah high visual umumnya bisa bereksperimen dengan riasan yang lebih tegas karena fitur wajahnya memiliki karakter visual kuat.

Beberapa gaya makeup yang bisa dicoba adalah Latina makeup, soft glam makeup, smokey eyes, bold lipstk makeup, dan winged eyeliner.

Meski demikian, pemilik wajah high visual tidak harus selalu menggunakan makeup tebal. Riasan natural tetap bisa terlihat menarik selama sesuai dengan preferensi dan karakter wajah.

4. Bagaimana Cara Mengetahui Wajah Low Visual atau High Visual?

Ada beberapa cara sederhana untuk mengamati karakter visual wajah sendiri.

1. Amati wajah tanpa makeup

Cobalah melihat wajah dalam kondisi tanpa makeup dan pencahayaan alami. Perhatikan apakah ada fitur tertentu yang langsung menarik perhatian atau justru keseluruhan wajah terlihat lembut dan menyatu.

2. Perhatikan proporsi fitur wajah

Amati perbandingan ukuran mata, hidung, bibir, rahang, dan tulang pipi. Jangan hanya berfokus pada ukuran satu bagian karena visual weight terbentuk dari kombinasi seluruh fitur.

3. Coba foto hitam putih

Foto hitam putih dapat membantu melihat perbedaan kontras antara area terang dan gelap pada wajah. Namun, hasil ini lebih banyak membantu mengamati kontras visual, bukan menentukan visual weight secara keseluruhan.

4. Bandingkan makeup natural dan bold

Cobalah dua gaya makeup berbeda. Pertama, gunakan riasan tipis dengan warna lembut. Kedua, gunakan eyeliner tegas, contour, dan lipstik lebih pekat.

Perhatikan gaya mana yang terlihat paling harmonis dengan keseluruhan fitur wajah. Meski demikian, kecocokan makeup juga dipengaruhi selera pribadi, warna kulit, dan kesempatan penggunaannya.

5. Perhatikan kesan keseluruhan wajah

Jangan langsung menyimpulkan wajah high visual hanya karena memiliki hidung mancung atau mata besar. Begitu pula wajah dengan rahang lembut belum tentu otomatis termasuk low visual.

Penilaian perlu melihat kombinasi bentuk, ukuran, proporsi, dan dominasi fitur wajah secara keseluruhan.

Memahami perbedaan keduanya penting agar seseorang tidak salah memilih pendekatan makeup. Visual weight bisa menjadi pertimbangan untuk menentukan intensitas dan ketegasan riasan, sedangkan facial contrast dapat membantu menentukan tingkat kontras warna makeup yang digunakan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com