Cleansing Oil Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini Panduan untuk Masing-Masing Tipe Kulit

Jum'at, 06 November 2026 | 12:48 WIB
Ilustrasi penggunaan cleansing oil (Freepik/KamranAydinov)
BACA 10 DETIK
  • Cleansing oil digunakan untuk mengangkat makeup, sunscreen, minyak, dan kotoran yang menempel di wajah setelah beraktivitas. Produk ini bekerja dengan melarutkan minyak dan kotoran di permukaan kulit.
  • Cleansing oil tidak hanya cocok untuk kulit kering, tetapi juga dapat digunakan oleh pemilik kulit berminyak, kombinasi, sensitif, hingga rentan berjerawat asalkan formulanya sesuai.
  • Kekhawatiran bahwa cleansing oil bisa membuat wajah semakin berminyak atau memicu jerawat membuat sebagian orang ragu menggunakannya setiap hari.

1. Kulit berminyak

Pemilik kulit berminyak tetap boleh menggunakan cleansing oil setiap hari. Bahkan, produk ini dapat membantu melarutkan sebum berlebih, sisa sunscreen, dan kotoran yang menempel pada wajah.

Yon-Ka Paris menjelaskan bahwa pembersih berbahan dasar minyak dapat digunakan untuk membantu membersihkan kulit berminyak tanpa membuat lapisan pelindung kulit kehilangan kelembapannya.

Namun, sebaiknya pilih formula ringan dan berlabel non-comedogenic agar lebih kecil kemungkinannya menyumbat pori-pori.

Kamu juga dapat mempertimbangkan produk dengan kandungan minyak jojoba, grapeseed, atau sunflower seed oil.

Setelah menggunakan cleansing oil, lanjutkan dengan pembersih wajah berbahan dasar air untuk mengangkat sisa produk.

2. Kulit kering

Cleansing oil dapat menjadi pilihan yang sesuai untuk pemilik kulit kering karena membantu membersihkan wajah sekaligus menjaga kelembapannya.

Healthline menyebutkan bahwa minyak seperti olive oil dapat membantu memberikan hidrasi, sementara avocado oil juga dapat dipertimbangkan sebagai tambahan kelembapan.

Meski demikian, pemilik kulit kering tetap perlu memperhatikan formula produk. Hindari pembersih yang membuat wajah terasa tertarik atau semakin kering setelah dibilas.

3. Kulit kombinasi

Pemilik kulit kombinasi memiliki area wajah yang cenderung berminyak dan bagian lain yang terasa kering.

Cleansing oil dapat membantu membersihkan sebum pada area yang berminyak sekaligus menjaga kenyamanan area kulit yang lebih kering.

Haruharu Wonder menjelaskan bahwa oil cleanser dapat membantu menyeimbangkan kebutuhan kedua area tersebut. Pilih formula yang tidak terlalu berat dan pastikan produk dibilas sampai bersih.

4. Kulit sensitif

Kulit sensitif juga dapat menggunakan cleansing oil, tetapi pemilihan kandungannya perlu lebih diperhatikan.

Healthline menyarankan untuk menghindari bahan yang berpotensi membuat kulit semakin kering atau memicu iritasi, serta mempertimbangkan minyak jojoba atau rosehip oil.

Sebaiknya pilih produk dengan formula sederhana dan minim pewangi tambahan. Sebelum menggunakannya pada seluruh wajah, lakukan patch test terlebih dahulu untuk melihat kemungkinan reaksi seperti gatal, kemerahan, atau pembengkakan.

5. Kulit berjerawat

Pemilik kulit berjerawat tidak selalu harus menghindari cleansing oil. Produk ini dapat membantu melarutkan sebum dan kotoran yang berpotensi menumpuk di pori-pori.

Namun, pilih produk berlabel non-comedogenic dan perhatikan reaksi kulit setelah pemakaian. Jika jerawat semakin banyak atau muncul iritasi, hentikan penggunaan sementara dan pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter kulit, terutama jika mengalami jerawat kistik.

Cara Menggunakan Cleansing Oil agar Kulit Tetap Bersih

Selain memilih produk sesuai tipe kulit, cara pemakaian juga berpengaruh terhadap hasil pembersihan. Secara umum, cleansing oil digunakan pada wajah dan tangan yang kering.

Tuangkan produk secukupnya, lalu pijat wajah secara perlahan menggunakan ujung jari. Setelah itu, tambahkan sedikit air agar minyak berubah menjadi emulsi berwarna putih susu, kemudian bilas hingga bersih.

Jika masih ada sisa produk, lanjutkan dengan sabun pembersih wajah berbahan dasar air. Metode ini dikenal sebagai double cleansing dan dapat membantu mengangkat residu cleansing oil, terutama bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat.

Hindari menggosok wajah terlalu keras karena gesekan berlebihan dapat memicu iritasi. Gunakan air suam-suam kuku saat membilas, lalu keringkan wajah dengan menepuk-nepuk handuk secara lembut.

Pada akhirnya, cleansing oil boleh digunakan setiap hari, tetapi cukup satu kali sehari pada malam hari. Pastikan memilih formula yang sesuai dengan tipe kulit dan hentikan pemakaian jika muncul reaksi negatif yang menetap.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com