LINIMASA - Pemerhati Kebijakan Publik dan Perlindungan, Agus Pambagio menyatakan, warga sekitar Depo Pertamina Plumpang harus dipindahkan. Hal itu disampaikannya pada saat wawancara dengan Pro3 RRI, Senin (6/3/23).
Agus Pambagio mengatakan kilang minyak merupakan objek yang vital. Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya insiden yang sama, Industri Migas harus membuat peraturan ketat.
“Untuk mencegah kebocoran, kebakaran, dan sebagainya harus dengan ketat. Industri migas ketat peraturannya, itu tidak perlu makan korban,” kata Agus Pambagio dikutip dari RRI.
Menurut Agus, perbandingan luas pembangunan kilang juga harus diperhatikan. Ia menyebut luas tanah di Plumpang terdapat 156 hektare, sedangkan yang dibangun 70 hektare.
“Tanah diserobot tidak jelas, sampai akhirny kemarin seperti itu. Rumah nempel di lahan Pertamina dan tidak bisa diusir,” ujar Agus Pambagio.
Di sisi lain, Pemerhati BUMN, Kiki Rizki Yoctavian mengatakan harus ada mitigasi risiko yang diambil Pertamina. Rizki berpendapat bahwa kilang minyak tersebut sudah tidak memungkinkan berada di posisi saat ini karena rentan terhadap ledakan dan kebakaran.
"Bagaimana pun depo ini kan BBM. Rentan terjadi ledakan, kebakaran, dan sebagainya, Pertamina dari awal harus mitigasi risiko terjadi,” ujar Kiki Rizki Yoctavian.
Selain itu, Kiki juga menyatakan bahwa warga sekitar tidak bisa disalahkan atas insiden kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang. Menurutnya, perlu dipelajari kembali terkait perencanaan tata kota.
"Menyalahi aturan ya dicegah, diberi penjelasan. Tidak bisa menuduh masyarakat mendirikan lahan, kita lihat aturan di situ,” katanya.
Baca Juga: Bagikan Teaser Misterius, Jisoo BLACKPINK Siap Debut Solo Akhir Maret
Seperti yang diketahui, kebakaran Depo Pertamina Plumpang terjadi pada Jumat malam (3/3/2023). Belasan warga tewas dan puluhan korban mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Hati Laila Belum Bisa Tenang di Posko Pengungsian, Sang Suami Belum Juga Kembali Pascakebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Bernama Iriana Berhasil Diidentifikasi RS Polri
-
371 Warga Masih Mengungsi Akibat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Beri IMB, Anies Diminta Ikut Tanggungjawab Terhadap Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Sinopsis Film Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, Petualangan Misteri Berlatar Halloween
-
5 Tradisi Lebaran dari Berbagai Negara: Indonesia Lebih Unik dari yang Lain?
-
Cerita Desainer, Tren Belanja Baju Lebaran 2026 Cenderung Menurun Dibanding Tahun Lalu
-
BRI Salurkan 2.500 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera dan Driver Ojol di Makassar
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Tarian Darah dari Rawa
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah