Suara.com - Hati Nur Laila (63) belum juga bisa tenang setelah menjadi korban kebakaran di kawasan Depo Pertamina Plumpang, Rawa Badak Selatan pada Jumat (3/3/2023). Bagaimana bisa tenang, setelah kejadian itu, ia belum juga bisa bertemu dengan suaminya.
Awalnya Laila menceritakan sebelum kebakaran melalap pemukiman padat penduduk di dekat Depo Pertamina Plumpang. Sang suami berpamitan kepadanya karena hendak mengunjungi temannya yang berprofesi sebagai pendeta.
Ditinggal suami, Laila akhirnya hanya tinggal dengan cucu yang berusia 7 tahun di rumah kontrakannya.
Ketika itu, ia mencium bau gas dan terasa begitu pedas. Karena bau gas yang begitu menyengat, Laila kesulitan bernapas hingga tubuhnya lemas.
Buru-buru ia langsung menggendong cucunya untuk menyelamatkan diri. Hanya surat-surat berharga seperti KTP hingga Kartu Keluarga yang bisa ia bawa saat itu.
Saat ke luar rumah, Laila dihadapkan dengan situasi kacau di mana warga lain juga panik ditambah listrik padam.
Akhirnya ia bisa mendapatkan tempat aman yakni di posko pengungsian di Kantor Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara usai dibantu oleh sejumlah petugas.
Di posko pengungsian, Laila masih menunggu suaminya yang bernama Ali Wardhana pulang. Seingatnya, Ali mengenakan baju lengan panjang putih dan celana abu-abu saat berpamitan.
Laila sempat mencari dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya untuk bisa menemui sang suami.
Baca Juga: Miris Banget, Ibu dan Anak Ini Tewas Berpelukan saat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Adapun ia menyebut kalau sang suami memiliki ciri-ciri bertubuh kecil dan pendek dan berusia 67 tahun.
"Rumah sakit dimana-mana setahu kita, udah dicari gak ada, tapi dengar lagi beritanya dari arah sana ketimpa puing katanya. Tapi gak tahu jelas apa nggaknya," kata Laila.
Laila meyakini kalau barang-barang yang hangus terbakar masih bisa dibeli kembali dengan uang. Namun, kehilangan sang suami tidak bisa dibayar dengan apapun.
Karena itu, ia terus berdoa agar sang suami bisa segera pulang dan kembali berkumpul bersama keluarga.
"Pinginnya kita ya bisa kumpul lagi. Semua dalam keadaan sehat. Kalau ada di lingkungan di sini ya pulanglah," pesan Laila.
Berita Terkait
-
Kebakaran Telan Banyak Nyawa Warga karena Sasar Pemukiman, Opsi Relokasi Depo Pertamina Plumpang Dianggap Tepat
-
Buntut Kebakaran Depo Plumpang, Komisi VII DPR RI Segera Panggil Direksi Pertamina
-
Jokowi: Lokasi Depo Pertamina Plumpang Zona Bahaya
-
Kala Peringatan Keras Ahok soal Warga Tanah Merah Tidak Digubris Anies
-
Perang Mulut Parpol Soal IMB Era Anies Buntut Kebakaran Depo Plumpang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM
-
DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!
-
Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan
-
Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia
-
Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
-
Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional
-
Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS