LINIMASA - UFC Fight Night pekan ini akan menyajikan pertarungan utama antara Petr Yan versus Merab Dvalishvili di kelas bantam. Keduanya akan bentrok pada Minggu pagi (12/3/2023).
Dvalishvili mengaku tidak menaruh respek terhadap Yan, karena ia menuding mantan juara kelas bantam UFC tersebut sangat angkuh di luar oktagon.
Bahkan, Dvalishvili menyebut kalau dirinya memang berkonflik dengan Yan karena beberapa alasan mendasar. Petarung asal Georgia tersebut menyebut akar permasalahan berasal dari banyak hal.
“Saya punya banyak alasan (berkonflik dengan Yan),” kata Dvalishvili dalam konferensi pers jelang pertarungan, Kamis (9/3/2023), melansir MMA Junkie.
"Pertama, pertarungan ini bukan hanya sebatas rivalistas di dalam oktagon. Ini pribadi bagi saya," tambahnya.
Petarung berusia 32 tahun tersebut menyinggung masalah politik yang tengah melanda Rusia dan Ukraina.
Dvalishvili mengatakan Rusia sudah bertindak sewenang-wenang terhadap Ukraina juga Georgia yang merupakan negara asalnya.
"Dia (Yan) dari Rusia, saya dari Georgia. Kita semua tahu Rusia apa yang mereka lakukan ke Ukraina sekarang, apa yang mereka lakukan pada Georgia," ucapnya.
Rusia, kata dia, bukan negara yang demokratis di mana telah melakukan invasi terhadap Ukraina.
Baca Juga: UFC Akhir Pekan Nanti: Petr Yan vs Merab Dvalishvili, Live Streaming via Mola TV
Dvalishvili membela negaranya yang dulu merupakan bagian dari uni Soviet. Georgia berbatasan dengan Rusia di sebelah utara.
"Rusia bukan negara demokratis ( secara politis ). Saya tahu saya ingin menang untuk rakyat saya," tukasnya.
"Saya mendapat banyak dukungan dari negara saya dan begitu banyak dukungan dari Ukraina juga," Dvalishvili menambahkan.
Meski demikian, Dvalishvili mengakui kehebatan Yan di dalam oktagon. menurunya, Yan merupakan petarung hebat dan tidak memiliki kekurangan yang menonjol.
Urusan adu jotos, Yan merupakan salah satu striker terhebat yang dimiliki UFC. Yan terkenal karena kebrutalan tinjuannya yang tanpa ampun. Ia pun menyandang gelar No Mercy.
"Saya pikir dia pejuang yang hebat, pria keluarga yang baik, tetapi dia bukan pria yang rendah hati. Dia bukan manusia yang hebat," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Kamis 5 Maret 2026
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Turnamen Perdana, Total Hadiah Rp 16,8 Miliar
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Lima Kabupaten di Riau Resmi Tetapkan Status Siaga Karhutla
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
Polres Bogor Tahan Agen Pengantin Pesanan, Inisial IS Resmi Jadi Tersangka TPPO