LINIMASA - Nonton film dan bermain game merupakan kegiatan yang banyak digemari oleh masyarakat, khususnya anak muda. Banyak aneka ragam tontonan yang diminati oleh masyarakat di antaranya yang berbau mistis atau sihir, horor dan lainnya.
Namun, jika melihat dari kacamata syariah, apakah menonton film dan bermain game yang di dalamnya terdapat unsur sihir merupakan dosa syirik?
Ada beberpa ulama mengatakan hal tersebut merupakan dosa syirik, namun adapula yang mengatakan tidak apa-apa.
Menjawab pertanyaan ini Buya Yahya pun memberikan penjelasan sesuai syariat Islam. Menurut Buya Yahya, menonton film dan bermain game yang ada unsur sihirnya diperbolehkan tapi dengan syarat tidak mudah terpengaruh.
"Baru nanti dikatakan apakah ini menjadi tidak boleh kalau ada yang terpengaruh, karena mohon maaf kita selama ini meyakini sesuatu gara-gara tontonan," ujar Buya Yahya dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah Tv.
Selain itu, Buya Yahya juga menyebutkan tiga syarat film yang diperbolehkan untuk ditonton. Pertama, alur cerita tidak merusak pemikiran.
Kedua, pemerannya tidak mengumbar aurat yang bisa membangkitkan hawa nafsu si penonton. Ketiga, menonton film di tempat yang baik atau tidak.
"Alur ceritanya merusak pemikiran kita atau tidak, yang kedua pemerannya buka aurat yang menjadi dosa atau tidak, kemudian nontonnya dimana kita, apakah terhormat atau tidak," kata Buya Yahya.
Kemudian, Buya Yahya juga mengatakan sebuah film mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi penikmatnya. Oleh sebab itu, jika di dalam alur cerita film tersebut mempengaruhi pikiran dan hati seseorang, serta membuat kita percaya, maka jatuhlah hukum haram.
Baca Juga: Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ammar Zoni: Saya Tidak Takut
"Jika di dalam alur cerita tersebut mempengaruhi pikiran dan hati Anda, karena cerita itu dahsyat punya kekuatan bisa merubah orang sehingga dahulu dakwah orang-orang dulu dengan kisah karena dibalik kisah disisipkan pesan nanti akan diyakini," kata Buya Yahya.
"Jangan sampai kita nonton film-film yang ada magic segala macam tiba-tiba percaya, hal itulah yang diharamkan di sini," tuturnya.
Berita Terkait
-
Apa Hukumnya Bersedekah tapi Masih Memiliki Utang? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Gak Usah Stress! Buya Yahya Beri Tips agar Pintu Rezeki Terbuka Lebar
-
Puasa Sebentar Lagi, Sambut Ramadhan 2023 dengan Lakukan Ini, Amanah Buya Yahya
-
Buya Yahya Larang Pria Lakukan Sholat Fardhu Sendirian, Ternyata Ini yang Dikhawatirkan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI
-
Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur