LINIMASA - Ramadhan menjadi bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam di dunia. Pada bulan ini muslimin percaya akan diturunkannya ampunan dan rahmat yang akan dilimpahkan Allah SWT.
Namun, untuk mendapatkan ampunan dan rahmat itu, muslimin tentu harus mempersiapkan diri. Karena Allah tidak semena-mena memberikannya kecuali orang itu taat akan aturan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Penceramah kondang, sekaligus pimpinan Pesanten Al-Bahjah Buya Yahya memberikan amanah dalam ceramahnya untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan 2023.
Baru saja kemarin kita melewati nisfu Syaban, atau pertengan bulan Syaban 1444 H. Oleh karena itu, diperkirakan tinggal dua minggu lagi menuju Ramadan 2023.
Ada beberapa amalan yang yang bisa dilakukan dalam menyambut datangnya bulan Ramadan. Baik itu berupa dzohir (ibadah) atau pun batin (berkaitan dengan hati).
Buya Yahya dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya amalan batin dalam menyambut dan beribadah bulan suci ini. Yaitu dengan cara menguatkan hati dan mengoreksi diri.
Buya Yahya juga memberikan amanah untuk tidak bermalas-malasan meskipun berpuasa. Karena pada bulan ini, Muslimin juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah lainnya, salah satunya memperbanyak membaca Alquaran dan qiamullail atau salat-salat malam, baik itu tarawih, tahajud, witir dan lain sebagainya.
"Amalan ada amal anggota tubuh, jidat digunakan untuk sujud, lisan untuk membaca ayat Alquran, itu semua disebut amal dzhohir. Dan ada pula amal batin, pertama kali harus Anda lakukan amal batin," jelas Buya Yahya dikutip dari kanal youtube Al-Bahjah TV.
Amal batin tersebut berupa koreksi diri sejauh mana hati dan pikiran Anda memahami dan rindu kepada bulan Ramadhan, meliputi keagungan dan kemuliaan Ramadhan.
Baca Juga: KPK Sebut Konsultan Pajak Berisiko Tinggi Lakukan Tindak Pidana Korupsi
Sehingga langkah pertama dalam menyambut Ramadan adalah menumbuhsuburkan kerinduan di hati untuk bisa menyambut Ramadhan dengan ibadah.Makna memuliakan dalam menyongsong bulan Ramadhan adalah menjalankan hak-hak dari Ramadhan itu sendiri.
"Jangan hanya 'Marhaban ya Ramadhan' hanya di lisan saja, namun saat memasuki bulan Ramadhan tidak menunaikan hak-hak Ramadhan yang menjadi kewajiban dan anjuran bagi umat Islam, di antaranya puasa, shalat Tarawih, tadarus Alquran, infak dan sedekah, beribadah secara khusyuk dan lainnya," ucap Buya Yahya.
Terpenting adalah memantapkan hati saat menyambut bulan suci Ramadan, jangan sampai hanya ingin eksis saja di media sosial saat momen menyambut kedatangan bulannya ataupun momen buka puasa saat sudah memasuki waktunya.
Misalnya membuat unggahan berupa tulisan atau video tentang Ramadhan, lebih dari itu bulan Ramadhan dapat menjadi ajang mengubah diri ke arah lebih baik.
"Pastikan di Ramadhan akan membuat perubahan, itu akan terjadi jika mulai saat ini kita tanamkan kerinduan yang sesungguhnya kepada Ramadhan," ucap Buya Yahya.
Kemudian, setelah kerinduan tertanam di hati, umat muslim dapat merencanakan langkah-langkah untuk menyambut Ramadhan, misalnya mendiskusikan mengenai shalat Tarawih, puasa, membaca Alquran, yang mana membuat jadwal-jadwal ibadah atau kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan.
Buya Yahya pun mengimbau untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai ajang meraih akhirat dan menggapai pahala, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Berita Terkait
-
Hukum Memperbesar dan Memperpanjang Kemaluan, Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Buya Yahya Larang Pria Lakukan Sholat Fardhu Sendirian, Ternyata Ini yang Dikhawatirkan
-
Apakah Onani Haram? Diperbolehkan Jika dalam Keadaan Seperti Ini, Kata Buya Yahya
-
Hukum Mengeluarkan Sperma di Luar atau Pakai Kondom bagi Suami Istri, Begini Pandangan Buya Yahya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring