LINIMASA - Penceramah kondang sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah Buya Yahya memberikan tips agar pintu rezeki terbuka lebar.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya menyampaikan kalau Islam sudah memberikan petunjuk agar pintu itu bisa dibuka diakses oleh setiap Muslimin.
Sebelum pada pembahasan itu, Buya lebih dulu menegaskan jika semua sesuatu yang ada di dunia ini pemberian dari Allah SWT, tak terkecuali dengan rezeki.
"Allah adalah maha pemberi rezeki. Artinya, Allah SWT adalah pemberi rezeki yang sesungguhnya," kata Buya Yahya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV (10/3/2023).
Meskipun kedatangannya bisa saja melalui tangan manusia, seperti orang tua, tetangga, bos ataupun siapa saja. Namun, secara hakikatnya Allahlah yang memberikan, kata buya Yahya.
"Allah adalah sebaik-baik zat yang memberi rezeki. Allah SWT yang memberikannya. Memang lewat orang tua kita, tapi Allah adalah sumbernya dari rezeki sesungguhnya," katanya.
Karena hal itu, Buya Yahya menyarankan untuk tidak cemas apalagi stress jika kita tidak punya uang atau belum punya pekerjaan.
"Maknanya begini, jika seseorang kehilangan pekerjaan tidak boleh terpuruk. Sebab, rezekinya bukan dari atasan atau manusia, karena sumber rezeki hanya dari Allah SWT," tutur Buya Yahya.
Buya Yahya meyakinkan jika rezeki seseorang terhenti dari seseorang, maka Allah akan membuka pintu rezeki yang lainnya. Selain itu, Buya Yahya juga menyarankan agar bisa menyikapi masalah rezeki dengan pikiran yang terbuka dan tenang.
Baca Juga: Rumail Abbas Kritik Layanan Kesehatan Indonesia Lebih Mahal, Berobat di Malaysia Lebih Hemat Biaya
"Tidak usah stres, seolah tidak punya Tuhan. Allah SWT maha kaya" ungkap Buya Yahya.
"Makanya memahami Allah maha pemberi rezeki ini harus dipahami adalah ketenangan. Karena telah menjamin akan adanya rezeki bagi hambanya," kata Buya Yahya.
"Yang kemudian, kita tidak diperkenankan untuk mengambil bukan milik dirinya, atau haram baginya," tutur Buya Yahya.
"Sebab, orang yang dengan sengaja mengambil yang bukan haknya itu adalah orang yang sudah tidak percaya dengan adanya kekayaan Allah SWT. Lupa akan kekuatan Allah SWT," sambung Buya Yahya.
Sebelum mengakhiri ceramahnya, Buya Yahya menyarankan agar seorang muslim bisa menjaga martabatnya dengan tidak melanggar ketentuan agama.
"Allah Maha Kuasa. Memberikan kita yang halal, cuma kita tidak sabar maka kita mengambil yang haram," ucap Buya Yahya.
"Nauzubillah. Semoga kita tidak seperti orang-orang demikian. Semoga senantiasa kita percaya akan kekuasaan Allah SWT yang maha memberi rezeki dan pertolongan," tutup Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Hukum Memperbesar dan Memperpanjang Kemaluan, Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Puasa Sebentar Lagi, Sambut Ramadhan 2023 dengan Lakukan Ini, Amanah Buya Yahya
-
Buya Yahya Larang Pria Lakukan Sholat Fardhu Sendirian, Ternyata Ini yang Dikhawatirkan
-
Apakah Onani Haram? Diperbolehkan Jika dalam Keadaan Seperti Ini, Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana