LINIMASA - Istilah FOMO kerap kali dilontarkan warganet khususnya saat membahas masalah isu ekonomi semisal dunia saham ataupun kripto.
FOMO merupakan kependekan dari Fear Of Missing Out. FOMO diartikan sebagai kondisi perasaan cemas atau tidak nyaman disebabkan karena keyakinan bahwa orang lain sedang bahagia dan mendapat sesuatu yang diinginkan, sedangkan dia sendiri tidak.
Perasaan tersebut tidak terbatas pada acara atau pertemuan sosial. Kondisi itu bisa terjadi di dunia perdagangan saham atau di dunia kripto.
Saat para trader takut kehilangan potensi keuntungan dengan tidak membeli atau menjual aset pada waktu yang tepat.
Efeknya, FOMO bisa menyebabkan keputusan yang cenderung impulsif dan tidak rasional, hingga akhirnya mengakibatkan kerugian. FOMO biasanya dialami oleh investor atau trader pemula di dunia perdagangan kripto.
Melansir Investipedia sebagaimana dikutip dari Blockchainmedia.id--jaringan Suara.com, FOMO merupakan sebuah fenomena psikologis umum yang memengaruhi banyak hal.
Gejala FOMO biasanya dicirikan dengan adanya perasaan cemas atau tidak nyaman yang muncul dari keyakinan bahawa orang lain mengalami sesuatu yang diinginkan, sedangkan lainnya tidak.
Pemicu hadirnya FOMO biasanya disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya melalui unggahan media sosial, artikel berita, atau percakapan dengan teman dan kolega.
Dalam perdagangan kripto dan saham, FOMO terjadi ketika investor ataupun trader takut kehilangan keuntungan dengan tidak membeli atau menjual aset pada waktu yang tepat.
Contohnya, kondisi FOMO dalam dunia kripto terjadi ketika seorang trader melihat sinyal mata uang kripto, bitcoin naik nilainnya dan trader tersebut buru-buru membeli aset bitcoin dengan alasan takut kehilangan potensi keuntungan. Sekilas, FOMO mirip dengan fenomena panic buying.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen
-
Manuver Putra Mahkota 'Raja Minyak' Lolos Jerat Korupsi Pertamina
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum 2