/
Senin, 03 April 2023 | 09:04 WIB
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dalam acara peringatan sembilan tahun keberadaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa di Area Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/3/2023). ANTARA/HO-Humas PDI Perjuangan

LINIMASA - Rocky Gerung, mengecam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena ikut menolak kedatangan Timnas Israel sebagai negara peserta Piala Dunia U-20 di Indonesia. 

Menurutnya, tindakan PDIP tersebut semata-mata dilakukan untuk kepentingan politik dan mengejar elektabilitas. 

Ia menilai bahwa hal tersebut tidak etis dan bertentangan dengan semangat sportivitas yang seharusnya dikedepankan dalam sebuah ajang olahraga internasional seperti Piala Dunia U-20. 

Gerung juga menyoroti bahwa isu politik seperti ini seharusnya tidak boleh ikut campur tangan dalam urusan olahraga dan harus dipisahkan dengan kepentingan politik yang lebih besar.

"Jadi konyol orang bermain isu itu, mestinya bikin basis yang kuat. Kalau mau anti Israel, betul-betul anti bukan karena elektabilitas kan," ujar Rocky Gerung dalam keterangannya (3/3/2023).

Rocky Gerung menyebut jika penolakan Israel merupakan langkah yang tidak konsisten karena hanya tebang pilih.

Rocky Gerung berharap juga untuk membongkar bisnis Indonesia dan Israel melalui negara ketiga yang tidak diketahui banyak orang.

"Jadi hal-hal semacam ini yang kita bilang gak konsisten, ya protes aja bisa bongkar bagaimana bisnis Indonesia dan Israel lewat negara ketiga," kata Rocky Gerung

Rocky Gerung juga mengajukan pertanyaan, apakah Indonesia harus meminta izin kepada Israel jika ingin membeli senjata dari Eropa. 

Baca Juga: Serangan Desktop Jarak Jauh di Asia Tenggara Pasca-Pandemi Menurun, Indonesia Duduki Posisi Kedua Sasaran Empuk

Hal ini menunjukkan sikap hipokrisi dari pemerintah Indonesia yang menolak kedatangan Timnas Israel tetapi masih menjalin hubungan dagang dengan negara yang terlibat dalam konflik politik. 

Rocky Gerung berpendapat bahwa tindakan ini seharusnya tidak dilakukan oleh negara yang mengusung nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian

"Itu yang mesti dikaji PDIP. Kalau betul-betul itu soal ideologi," ujarnya.

Rocky Gerung menilai jika apa yang dipertontonkan PDIP merupakan sikap yang cenderung pragmatis.

"Soal yang bahkan oportunis dan tiba-tiba ke sok nasionalis. Padahal hanya untuk dorong elektabilitas," ungkapnya.

Rocky Gerung kemudian menyimpulkan jika elektabilitas PDIP rendah sehingga membuat keputusan konyol dengan menolak timnas Israel sehingga menjadikan Indonesia batal menggelar Piala Dunia U-20.

Load More