LINIMASA - Lailatul Qadar atau malam kemuliaan adalah malam yang sangat istimewa di dalam agama Islam.
Malam Lailatul Qadar diyakini sebagai malam yang penuh dengan keberkahan dan ampunan, sehingga umat Muslim sangat dianjurkan untuk melakukan ibadah di malam tersebut.
Namun, tanggal malam Lailatul Qadar tidak diketahui dengan pasti. Malam Lailatul Qadar jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 malam terakhir bulan Ramadan.
Lantas, bagaimanakah kita bisa tahu tanda orang yang mendapatkan lailatul qadar?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Ulama kharismatik Buya Yahya memberikan penjelasan terlebih dahulu terkait keistimewaan malam lailatul qadar.
"Kebaikannya isi rahasia Allah, apa sih yang dikatakan seribu bulan. Yang jelas di malam itu kita harus menjadi orang yang dipilih Allah (yang) rindu pada kebaikan. Siapapun yang mendapat lailatul qadar dia mendapatkan sesuatu yang lebih bagus daripada kebaikan dalam seribu bulan," tutur Buya Yahya, dikutip pada Jumat (14/4/2023).
Lantas Buya Yahya menuturkan bahwasannya tanda seseorang mendapatkan lailatul qadar dapat dilihat dari perubahan sikap di hari-hari selanjutnya.
"Ada tanda-tanda, (tapi) kita nggak perlu ribut dengan tanda-tanda. Bahkan ada orang mendapatkan lailatul qadar tapi nggak ngerti, nggak ada tanda-tandanya," terang Buya Yahya.
"Tanda orang yang mendapatkan lailatul qadar itu adalah sederhana, jika hari esok lebih bagus dari hari kemarin, itulah dia mendapat lailatul qadar," tegas Buya Yahya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Innalillahi, Pesulap Merah Meninggal Dunia Usai Adu Kekuatan dengan Ibu Ida Dayak
Sebaliknya, ketika memang malamnya adalah Lailatul Qadar, namun keesokan harinya tidak ada perubahan baik sikap atau perbuatan maka sejatinya ia tidak mendapat lailatul qadar.
"Kalau ternyata esok harinya gampang (lebih baik), kayanya kita dapat Lailatul Qadar. (Tapi) kalau maksiat terus jauh dari lailatul qadar. Jadi begitu, sederhana sekali,” pungkas Buya Yahya.
"Begitu lebih bagus silaturahminya, terang-benderang harinya, (tapi) kurang ajar sama ibunya, mana lailatul qadar baginya? Tanda lailatul qadar adalah di saat di hari selanjutnya, tahun selanjutnya, adalah menjadi semakin baik, semakin dekat pada Allah, itu saja," ujarnya.
Oleh karena itu, Buya Yahya mengajak seluruh umat islam lebih meningkatkan ibadah serta memperbaiki diri di 10 malam terakhir di penghujung ramadan.
"Pokoknya kita menata hati, malam itu kita berbuat baik, esok hari kita berusaha untuk memperbaiki diri. Kalau esok harinya ternyata gampang, oh kayaknya kita dapat lailatul qadar. Kalau maksiat terus, berarti jauh dari lailatul qadar," tutur Buya Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo