LINIMASA - Vino G Bastian, salah satu aktor ternama Indonesia, pernah membintangi film Serigala Terakhir pada tahun 2009. Dalam film tersebut, ia memerankan tokoh utama bernama Jarot yang dikenal kejam dan tak kenal ampun.
Meski hanya menjadi karakter 'jahat' di dalam film, ternyata banyak orang yang terbawa oleh akting Vino dalam dunia nyata. Pengalaman ini dialami Vino G Bastian ketika sedang membintangi film lain.
Saat itu, lokasi syuting film tersebut bermasalah dengan preman setempat. Namun, Vino tidak menyadari adanya perdebatan antara tim produksi dan preman tersebut. Dia hanya menunggu cukup lama untuk dipanggil ke set.
"Terus gue pernah ada satu syuting film, jadi di lokasi itu ternyata gak deal sama preman situ" kata Vino G Bastian, dikutip Linimasa dari YouTube HAS Creative, Selasa (18/4/2023).
Vino akhirnya menghampiri salah satu crew film untuk menanyakan masalah yang terjadi. Dari situ, Vino baru mengetahui bahwa ada masalah dengan preman setempat. Namun, saat preman tersebut melihat wajah Vino, sikapnya tiba-tiba berubah.
"Waktu itu judul filmnya Mika, Gue nungguin kok lama banget ini gue gak dipanggil-panggil ke set. Gue gak tau ada masalah itu," lanjut Vino
Preman itu justru memperbolehkan film tersebut untuk syuting. Ternyata, preman tersebut mengenal tokoh Jarot dalam film Serigala Terakhir yang diperankan oleh Vino. Hal ini membuat preman tersebut mengira Vino memiliki sifat yang sama dengan Jarot di dalam film.
"Terus preman situ (bilang) 'Oh ini yang mau syuting? Abang Jarot? amankan semua," kata Vino G Bastian.
Sehingga, preman tersebut memperbolehkan film tersebut untuk syuting. Menurut Vino, karakter Jarot dalam film Serigala Terakhir yang dikenal kejam dan tak kenal ampun, membawa keuntungan padanya di dunia nyata.
Baca Juga: Piala Dunia U-20 2023 Resmi Digelar di Argentina, Ini 24 Tim Peserta Termasuk Israel
Vino berhasil mendalami karakter tersebut sehingga membuat orang-orang terbawa oleh aktingnya. Kisah ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh film terhadap masyarakat. Karakter yang diperankan oleh seorang aktor bisa menimbulkan persepsi tertentu pada penonton.
Namun, sebagai penonton yang cerdas, kita harus bisa membedakan antara karakter fiksi dan realita di dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, pengalaman yang dialami oleh Vino G Bastian tersebut mengajarkan kita bahwa terkadang karakter yang diperankan dalam film bisa membawa pengaruh pada kehidupan nyata.
Oleh karena itu, sebagai seorang aktor, Vino harus lebih berhati-hati dalam memilih karakter yang akan diperankan di masa depan.
Berita Terkait
-
Film Buya Hamka Bukan Cuma Tawarkan Sejarah, Laudya Chintya Bella: Ada Pelajaran Perjuangan
-
CEK FAKTA: Innalillahi Stefan William Meninggal Kecelakaan saat Syuting dan Langsung Dimakamkan, Benarkah?
-
Butuh Healing, Prilly Latuconsina Batasi Jadwal Kerja Sampai Lebaran
-
Ikuti Jadwal Cuti Bersama, Rilis Film Buya Hamka Dipercepat Jadi 19 April 2023
-
Sebanyak 25 Remaja dan Anak-anak Terjaring Aksi Premanisme di Batam Selama Ramadan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik