LINIMASA - Pernikahan merupakan tali ikatan pasangan manusia yang memutuskan hidup bersama dan membingkai rumah tangga bersama. Usia pernikahan yang tidak lagi muda membuat sebagian pasangan suami istri dalam fase di mana mereka kesulitan mengkomunikasian masalah yang dihadapi.
Bila dibiarkan berlarut, maka tak menutup kemungkinan ikatan rumah tangga akan putus dan membuat repot pasangan tersebut.
Masalah komunikasi yang tak bisa disampaikan dengan jernih dan tepat bisa menjelma pertengkaran-pertengkaran kecil yang pada akhirnya terakumulasi menjadi neraka dalam rumah tangga.
Hal itu tentu tak diinginkan pasangan. Alhasil perlu ada solusi jitu mengatasi masalah tersebut. Berikut beberapa tips membangun komunikasi efektif dalam rumah tangga:
1. Bikin jadwal diskusi
Setiap anggota keluarga memiliki tugas masing-masing yang bertujuan untuk tetap mempererat tali rumah tangga. Namun, ketika masing-masing anggota keluarga sibuk dengan tugasnya sendiri-sendiri maka hal itu menyebabkan intensitas komunikasi suami-istri jadi berkurang.
Padahal komunikasi merupakan kunci dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam rumah tangga. Alhasil, jangan ragu untuk membuat semacam jadwal terencana dengan pasangan untuk sekedar ngobrol dan membahas masalah-masalah yang terjadi.
Saat jadwal sudah dibuat, maka kamu bisa membahas masalah yang sedang atau akan terjadi bersama pasangan. Urusan tempat bisa dilakukan di rumah atau pergi ke suatu tempat yang lebih private sehingga akan lebih mudah menuangkan isi hati satu sama lain dan mencari jalan keluar bersama.
2. Bahas hal penting dan hindari toxic
Baca Juga: Ganjar Ditunjuk Jadi Capres oleh PDIP, Tagar Mega Kalahkan Happy Eid Mubarak di Twitter
Membahas masalah langsung ke akar masalahnya alias to the point menjadi hal yang harus dilakukan oleh suami atau istri. Hindari membahas masalah yang terlalu melebar karena hal tersebut akan membuat rumit masalah.
Alih-alih mendapatkan solusi bersama, kamu justru gagal mengkomunikasikan masalah yang sedang dihadapi dan justru masalah tersebut semakin rumit.
3. Waktu adalah kunci
Komunikasi harus berjalan dua arah. Kesampingkan ego masing- masing. Kamu tak bisa terus mendominasi percakapan dan tak memberikan kesempatan untuk berbicara pasangan kamu.
Biarkan pasangan kamu banyak mencurahkan masalah yang sedang dihadapinya karena hal ini akan memberikan pandangan baru bagi kalian berdua. Selain itu, pasangan kamu pun akan cenderung merasa lebih dihargai saat mendapatkan kesempatan untuk berbicara.
Terkadang ada masalah yang hanya bisa selesai dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Tugas kamu hanya perlu mendengarkan keluh kesah yang diomongkan pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim