LINIMASA - Lucinta Luna memberikan pengakuan mengejutkan terkait masalah seksual. Ia mengaku memiliki hasrat seksual yang tinggi alias hiperseks. Ia mengaku tak bisa menahan gejolak birahi untuk berhubungan badan.
Selebgram berusia 33 tahun tersebut mengaku sempat ketagihan masturbasi saat menghuni hotel prodeo alias penjara karena tersandung kasus narkoba. Hal itu, ucap dia, untuk memenuhi gejolak seksual yang kerap kali naik.
"Habis gimana ya, pas banget masuk penjaranya di penjara wanita. Sedangkan aku kebutuhan seksnya itu kan benar-benar ngerasa kayak sehari aja harus tiga atau empat (kali berhubungan intim) supaya aku bisa puas," kata Lucinta Luna, mengutip dari kanal YouTube Nexera Entertainment, Selasa (9/5/2023).
Lucinta Luna mengaku harus putar otak demi bisa memenuhi hasrat seksualnya saat berada di balik jeruji besi. Ia mengaku sampai rela menggunakan bantuan selang air untuk masturbasi.
"Tapi karena enggak ada sama sekali, terpaksa aku main pakai selang yang ada airnya. Ya intinya aku kayak gitu aja, putar otak lagi, selama setahun lah aku ngerasanya kayak gitu," katanya.
Alhasil, ketika bebas dari penjara, Lucinta Luna mengaku melampiaskan hasrat seksualnya. Bahkan ia mengatakan sudah bercinta dengan puluhan pria.
"Setelah bebas ya udah pembalasan dendam," kata dia.
Bahayakan hiperseks
Melansir Hello Sehat, kondisi hiperseks membuat penderitanya kesulitan menahan hasrat seksual. Seks sudah menjadi sebuah candu bagi penderita hiperseks.
Baca Juga: Sumur Banten Diterjang Lindu 5,4 Magnitudo, Tidak Berpotensi Tsunami
Ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi hiperseks, seperti trauma, gangguan kecemasan, kondisi medis, dan yang lainnya. Apabila dibiarkan, akan berdampak buruk bagi penderitanya.
Makanya, diperluakan cara untuk bisa mengatasi rasa hiperseks yang dialami semisal konsultasi rutin ke psikolog, psikiater hingga terapi seks.
Metode pengobatan hiperseks di antaranya bisa melalui psikoterapi, terapi kelompok, terapi keluarga dan pasangan, hingga mengkonsumsi obat-obatan seperi antiandrogen, luteinizing hormone-releasing hormone (LHRH), hingga naltrexone.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?