Melalui penelusuran yang cermat, ditemukan bahwa kedatangan Amanda Manopo ke lokasi syuting Ikatan Cinta bukanlah atas ajakan Arya Saloka. Sebagai gantinya, Amanda Manopo datang ke lokasi syuting tersebut dalam konteks pekerjaannya sebagai pemeran Andin.
Hal ini juga telah diungkapkan dalam wawancara yang dilakukan dengan pihak produksi sinetron tersebut. Oleh karena itu, klaim bahwa Arya Saloka mengajak Amanda Manopo ke lokasi syuting Ikatan Cinta adalah tidak benar
Untuk memastikan kebenaran klaim tersebut, kami melakukan kontak dengan pihak terkait, termasuk pihak produksi Ikatan Cinta dan perwakilan Arya Saloka dan Amanda Manopo.
Dalam tanggapannya, pihak produksi sinetron menyatakan bahwa klaim Arya Saloka mengajak Amanda Manopo ke lokasi syuting adalah tidak benar. Mereka menjelaskan bahwa kedatangan Amanda Manopo ke lokasi syuting adalah dalam rangka menjalankan tugas profesionalnya sebagai pemeran Andin yang masih terikat kontrak dengan sinetron tersebut.
Selain itu, perwakilan dari Arya Saloka dan Amanda Manopo juga memberikan klarifikasi terkait klaim tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak ada ajakan dari Arya Saloka kepada Amanda Manopo untuk kembali ke lokasi syuting Ikatan Cinta.
Keduanya menjalankan tugas profesionalnya secara terpisah dan tidak terkait dengan klaim yang beredar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan yang telah disampaikan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim Arya Saloka mengajak Amanda Manopo ke lokasi syuting Ikatan Cinta adalah berita bohong atau hoaks.
Tidak ada bukti valid yang mendukung klaim tersebut. Video yang diunggah oleh kanal YouTube LENSA MATA tidak memiliki keselarasan dengan judul yang tertera dan foto yang digunakan adalah hasil editan.
Akhirnya Video yang Berjudul "SORE INI! Arya Saloka Ajak Amanda Manopo Ke Lokasi Syuting Ikatan Cinta, Semua Fans Beri Dukungan" termasuk konten HOAX.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia