Tidak ada indikasi bahwa Messi akan dikenai sanksi jika membatalkan kehadirannya.
Kedua, dalam video tersebut terdapat narasi yang menyatakan "KLAIM MAKIN TEGAS LIONEL MESSI TIDAK DATANG KE INDONESIA", namun tidak ada kesesuaian antara judul video, thumbnail, dan isi sebenarnya.
Hal ini menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas dan validitas video tersebut.
Seharusnya, judul yang jelas dan sesuai dengan isi konten menjadi penting dalam memberikan informasi yang akurat kepada penonton.
Selanjutnya, dalam potongan pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di menit ke-0:27, beliau menyampaikan bahwa tidak bisa terjebak dengan satu individu.
Pernyataan ini menegaskan bahwa isi video tidak akan membahas atau memiliki konten yang sesuai dengan judulnya yang mengindikasikan adanya sanksi bagi Lionel Messi.
Dengan demikian, video tersebut jelas memiliki narasi yang menyesatkan dan terkesan memanfaatkan rasa penasaran penonton untuk keuntungan pribadi.
Simpulan
Melalui penelusuran yang dilakukan oleh Linimasa Suara, terungkap bahwa video berjudul "TEGAS, JAWABAN CERDAS ERICK THOHIR JIKA MESSI BATAL KE INDONESIA, KENA SANKSI?|| FIFA MATCH DAY 2023" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Baca Juga: Aksi Demokrat Melawan Moeldoko: Sumpah Serapah, People Power, SBY Siap Demo
Video tersebut memanfaatkan narasi yang mengundang rasa penasaran penonton dan mencoba memanipulasi opini publik demi mendapatkan popularitas atau keuntungan finansial.
Berita Terkait
-
Gilang Dirga Dikabarkan Meninggal, Benarkah atau Hanya Hoaks?
-
CEK FAKTA: Imbas Lionel Messi Batal Datang ke Indonesia, PSSI Ancam Federasi Argentina
-
Lagu untuk Messi Dapat Sorotan FIFA World Cup, Aldi Taher Kini Targetkan Posisi Menkominfo
-
6 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Bermain Lawan Argentina Setelah Absen Lawan Palestina
-
CEK FAKTA: Unggahan IGS Amanda Manopo Lagi-Lagi Viral, Arya Saloka Jadi Sorotan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim