/
Selasa, 20 Juni 2023 | 14:35 WIB
Asnawi Mangkualam saat berhadapan dengan Garnacho di laga FIFA match day bulan Juni 2023 (pssi.org)

LINIMASA - Pertandingan bertajuk FIFA Matchday 2023, antara Timnas Indonesia versus Argentina usai dan dimenangkan oleh Alejandri Garnacho dan kolega dengan skor 0-2. Laga itu berlangsung di SUGBK, Jakarta, Senin (19/6/2023) malam.

Meski kalah dari Argentina, tapi penampilan penggawa Tinmas Indonesia mendapat banyak pujian. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Asnawi Mangkualam yang sukses menutup pergerakan Garnacho. 

Mampu tampil menawan dalam laga Indonesia vs Argentina, membuat pemain Jeonnam Dragons tersebut dikabarkan langsung mendapat kontrak dari klub raksasa asal Inggris, Liverpool

Kabar tersebut tersebar di media sosial maupun aplikasi perpesanan Whatsapp yang mengklaim rumor tersebut datang dari pakar transfer ternama Eropa, Fabrizio Romano. 

"Asnawi Mangkualam ke Liverpool, ini dia! Kesepakatan penuh selesai pada kontrak-memahami itu akan berlaku hingga Juni 2028. Kesepakatan lima tahun. #LFC," tulis unggahan itu.

"Liverpool akan membayar klausul pembelian di hari-hari berikutnya, jauh lebih dari biaya 150 miliar poundsterling. Asnawi akan menggantikan Trent Alexander-Arnold di posisi fullback kanan. Tes medis dalam 24/48 jam. Selesai," tambahnya.

Kabar Asnawi Mangkualan dikontrak Liverpool. Cek faktanya! (sumber: Dok. Ist)

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Suara Joglo--media partner Suara.com, akun Twitter Fabrizio Romano sama sekali tidak menyinggung terkait klaim tersebut. 

Terlebih secara aturan, Asnawi belum bisa berkiprah di kancang Liga Inggris karena ada aturan mengikat di mana kompetisi itu tidak boleh mendatangkan pemain yang berasal dari negara dengan ranking FIFA di bawah urutan 100 besar.

Kesimpulan

Baca Juga: CEK FAKTA: Pantas Saja Ceraikan Putri Anne, Ternyata Ini Alasan Arya Saloka Lebih Pilih Amanda Manopo

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar yang menyebut Asnawi Mangkualam dikontrak Liverpool merupakan informasi keliru alias hoaks. 

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta linimasa.suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More