LINIMASA - Industri sepak bola merupakan salah satu sektor yang bertabur cuan. Wajar bila seorang pemain mendapat bayaran tinggi, dan tak jarang atlet sepak bola menduduki bayaran tertinggi di antara atlet di cabang olahraga lainnya.
Tak hanya di luar negeri, pemain Indonesia pun tercatat memiliki gaji fantastis sebagai hasil jerih payahnya mengais rejeki dari mengolah si kulit bundar.
Berikut ini beberapa pemain Timnas Indonesia yang masuk dalam jajaran pemain dengan gaji terbesar, dirangkum dari berbagai sumber:
Pratama Arhan
Bek andalan tokyo Verdy tersebut telah membuktikan kemampuannya dalam menghadapi Timnas Argentina dalam pertandingan persahabatan pada 19 Juni 2023. Gaji Pratama Arhan diperkirakan mencapai antara Rp500 hingga Rp600 juta per musim, atau sekitar Rp41 juta per bulan.
Stefano Lilipaly
Mantan pemain Bali United FC dan anggota Timnas Senior Indonesia, Stefano Lilipaly dianggap sebagai salah satu pemain dengan gaji terbesar. Kontribusinya dalam membawa Bali United meraih gelar juara Liga 1 Indonesia tahun 2019 membuatnya memiliki nilai pasar sebesar Rp5,6 miliar.
Febri Hariyadi
Pemain andalan Persib Bandung, Febri Hariyadi, juga termasuk dalam jajaran pemain Timnas Indonesia dengan gaji yang tinggi. Selain berperan penting dalam Timnas, Febri Hariyadi juga menjadi pemain kunci di klubnya. Ia memiliki nilai pasar sekitar Rp5,2 miliar.
Evan Dimas
Pemain andalan Arema FC, Evan Dimas adalah salah satu pemain Timnas Indonesia yang menerima gaji besar, dengan jumlah sekitar Rp4,8 miliar. Ia telah membuktikan kemampuannya di lapangan dan menjadi salah satu pemain terkenal di Indonesia.
Riko Simanjuntak
Pemain Persija, Riko Simanjuntak, telah memberikan kontribusi besar dalam meraih gelar juara Piala Presiden 2017 dan Liga Indonesia 2018. Gajinya saat ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4,8 miliar per tahun sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya.
Ilija Spasojevic
Ilija Spasojevic, pemain utama Bali United, mendapatkan gaji sekitar Rp4,8 miliar per tahun. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi pemain andalan Persib Bandung pada tahun 2015. Gajinya yang besar mencerminkan peran pentingnya dalam tim.
Baca Juga: Shin Tae-yong Ungkap Kekurangan Timnas Indonesia setelah Kalah 0-2 dari Argentina, PR sih
Marselino Ferdinan
Marselino Ferdinan, setelah bergabung dengan KMSK Deinze, dilaporkan menerima gaji sekitar Rp3,91 miliar per musim. Angka ini jauh lebih tinggi dari gajinya saat bermain untuk Persebaya Surabaya sebesar Rp1,3 miliar per musim.
Pemberian gaji besar kepada pemain Timnas Indonesia menunjukkan penghargaan yang diberikan kepada mereka atas prestasi dan dedikasi dalam sepak bola.
Hal ini juga dapat memotivasi pemain lain untuk terus berusaha mengembangkan bakat mereka dan berkontribusi pada perkembangan sepakbola Indonesia.
Dengan mempertahankan dan memperkuat timnas, diharapkan sepakbola Indonesia semakin berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat internasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen