LINIMASA - Pernyataan Syahnaz Sadiqah mengenai alasan menikah dengan Jeje Govinda kembali menjadi viral di media sosial.
Kekinian, Syahnaz sedang diisukan berselingkuh dari suaminya tersebut. Muncul dugaan, Syahnaz selingkuh dengan pesinetron Rendy Kjaernett.
Namun, warganet kembali menyoroti pernyataan lama Syahnaz tentang mengapa ia memutuskan untuk menikah dengan Jeje.
Syahnaz pernah menyebut bahwa karena terdapat perbedaan usia 10 tahun antara mereka, Jeje selalu bersedia mengalah untuknya.
"Karena beda 10 tahun, Jeje banyak mengalah untukku," tulis Syahnaz.
"Dari awal, dia memang mencariku untuk menikah seperti itu. Tetapi dia menerimaku apa adanya, maksudku aku merasa nyaman dan cocok dengan Jeje, jadi ya mau saja," katanya.
Menanggapi pernyataan Syahnaz, warganet berpendapat bahwa karena suami yang sering mengalah, bukan berarti ia berhak untuk berselingkuh.
"Mengalah banyak bukan berarti hal yang baik untuk melakukan perselingkuhan. Itu bukan masalah kurang bersyukur, melainkan sikap yang tidak pantas," tulis seorang warganet.
"Jika dia sudah begitu sempurna, mengapa kamu memperlakukannya dengan semena-mena. Kamu yang dulu mencari-cari dia dengan obsesi," tulis lainnya.
Baca Juga: Diminta Beresin Perselingkuhan Syahnaz dan Rendy Kjaernett, Jeje Govinda: Ntar Aku Urus setelah...
"Banyak ngalah bukan berarti bagus buat diselingkuhin juga kali. Sudah bukan kurang bersyukur, tapi udah kurang ajar," komentar warganet.
"Klo udah sesempurna itu knpa kamu mencampakkan dia.kmu kan yg dlu ngejar2 dia bucin sama dia," tulis lainnya.
Pernyataan Syahnaz tentang menghargai kebaikan Jeje yang sering mengalah telah menuai beragam tanggapan dari netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional