LINIMASA - Dewa Eka Prayoga, seorang Youtuber kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah kabar perceraian dengan istrinya, Wiwin Supiyah, tersebar luas.
Dewa dikenal sebagai pemilik kanal YouTube dengan nama yang sama, yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari 500 ribu subscribers pada saat artikel ini dibuat.
Kabar poligami yang diduga dilakukan oleh Dewa menjadi pemicu perpisahan mereka. Wiwin, sang istri, tidak mengetahui adanya poligami tersebut.
Hal ini terungkap melalui unggahan Wiwin di akun media sosial Facebook pribadinya, di mana ia secara resmi mengumumkan bahwa dirinya dan Dewa telah bercerai secara resmi.
"Bismillahirrohmanirrohim. Hari ini, saya dengan kang Dewa Eka Prayoga telah resmi bercerai dengan cara yang baik," tulis Wiwin dalam akun Facebook pribadinya sebagaimana dikutip Linimasa Suara.
Dalam tulisan tersebut, Wiwin menyatakan bahwa mereka berdua akan melanjutkan kehidupan masing-masing namun tetap bertanggung jawab dalam mengasuh anak-anak mereka.
Meskipun demikian, Wiwin tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan perceraian tersebut.
Kabar perceraian ini mengejutkan banyak warganet yang mengikuti perkembangan kehidupan Dewa dan Wiwin.
Wiwin dikenal sebagai istri yang setia dan mendukung Dewa dalam segala situasi, termasuk dalam masa-masa sulit.
Ia selalu ada di samping Dewa dan memberikan dukungan ketika suaminya mengalami kesulitan.
Unggahan Wiwin di media sosial tersebut memancing berbagai komentar dan doa dari warganet.
Mereka mendoakan agar Wiwin dan keluarganya mendapatkan kemudahan dan keberkahan di masa yang sulit ini.
Ucapan-ucapan semacam "Semoga Allah merahmati teh Wiwin Supiyah memudahkan segala urusan teteh, dan musibah ini diganti dengan keberkahan yang melimpah" dan "Memelukmu dalam doa dari jauh" banyak ditemui dalam komentar-komentar yang mengalir.
Meskipun kabar perceraian ini telah menyebar luas, hingga saat ini belum ada klarifikasi langsung dari Dewa dan Wiwin mengenai alasan di balik keputusan mereka.
Publik masih menunggu penjelasan resmi dari keduanya.
Berita Terkait
-
Diam-Diam Poligami, YouTuber Dewa Eka Prayoga Resmi Cerai dengan Wiwin Supiyah
-
Lady Nayoan Siap Ceraikan Rendy Kjaernett, Ikut Minta Bantuan Richard Lee untuk Cari Nafkah
-
Buntut Rumor Kencan dengan Park Seo Joon, YouTuber Xooos Dibanjiri Hujatan
-
Mendapat Ancaman, Karyawan eks Tasyi Athasyia Mengaku Takut dan Khawatirkan Keselamatan Keluarga
-
Beda Jauh, Latar Belakang Ari Wibowo dan Inge Anugrah Ternyata Berbanding Terbalik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia
-
Di Balik Bendera Besar pada Truk Bantuan: Murni Solidaritas atau Sekadar Pencitraan Global?