LINIMASA - Beredar kabar yang menyebutkan bahwa Ustaz Abdul Somad atau UAS meminta agar Panji Gumilang, pemilik Pondok Pesantren Al Zaytun, dihukum mati karena disangka menghamili 27 santriwati.
Kabar ini menyebar melalui akun YouTube RODA POLITIK pada 27 Juni 2023 dan telah ditonton sebanyak 2,9 ribu kali.
“TERBUKTI HAMILI 27 SANTRI UAS TEGAS KAN PANJI GUMILANG DIHUKUM MATI ??”, demikian tulis @rodapolitik dalam judul video YouTube yang diunggahnya.
Apakah benar klaim tersebut?
Dalam video yang diunggah oleh akun RODA POLITIK, tidak terdapat sumber atau bukti yang valid mengenai tuduhan bahwa Panji Gumilang telah menghamili 27 santriwati di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Demikian pula, tidak ada informasi yang dapat dipercaya yang menunjukkan bahwa UAS meminta agar Panji Gumilang dihukum mati.
Video tersebut hanya membacakan sebuah artikel yang tidak berhubungan dengan klaim tersebut.
Menurut penelusuran yang dilakukan, artikel yang dibacakan dalam video tersebut adalah dari bangka.tribunnews.com, yang berjudul "Reaksi UAS Saat Dengar Ucapan Shalom Aleichem dari Panji Gumilang Pimpinan Al-Zaytun, Ini Artinya."
Artikel tersebut hanya mengulas reaksi UAS ketika mendengar ucapan "Shalom Aleichem" yang disampaikan oleh Panji Gumilang, bukan tentang klaim mengenai pemerkosaan atau permintaan hukuman mati.
Baca Juga: Resmi! Nacho Kapten Baru Real Madrid, Luka Modric dan Toni Kroos Jadi Deputi
Dengan demikian, klaim bahwa UAS meminta agar Panji Gumilang dihukum mati karena menghamili santriwati di Pondok Pesantren Al Zaytun adalah kabar hoaks yang tidak memiliki dasar kebenaran.
Klaim tersebut termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan, yang dapat memicu kekhawatiran dan ketidakpastian di kalangan masyarakat.
Kesimpulan
Konten YouTube yang berjudul : “TERBUKTI HAMILI 27 SANTRI UAS TEGAS KAN PANJI GUMILANG DIHUKUM MATI ??” termasuk kategori konten HOAX.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Arya Saloka Pilih Lebaran Idul Adha Bareng Amanda Manopo ketimbang Putri Anne
-
Sederet Hal Tak Lazim di Ponpes Al-Zaytun, Muhammadiyah Menyebut Perlu Ditertibkan
-
Mahfud MD Pastikan Polri Takkan Abaikan Proses Hukum Ponpes Al Zaytun
-
Lebih Pilih Syahnaz Sadiqah, Rendy Kjaernett Resmi Gugat Cerai Lady Nayoan, Cek Faktanya
-
Detik-Detik Raffi Ahmad Ngamuk di Rumah Rendy Kjaernett, Usai Tahu Syahnaz Hamil Hasil Perselingkuhan, Cek Faktanya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi
-
Nobar Pelangi di Mars, Yoursay Kumpulkan 250 Anggota Komunitas Parenting Yogyakarta
-
Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss