LINIMASA - Sebuah klaim yang menghebohkan muncul dalam kasus yang melibatkan mantan Menteri Telekomunikasi dan Informatika, Johnny G Plate.
Kabar yang menyebar luas adalah bahwa Johnny G Plate mengaku melakukan korupsi sebesar Rp 4 miliar per bulan dari BTS.
Selain itu, disebutkan pula bahwa Mahfud MD, tokoh terkemuka di Indonesia, mendesak agar Johnny G Plate dihukum mati.
Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, klaim tersebut terbukti sebagai hoaks yang tidak memiliki bukti kredibel.
Video yang berjudul "GEGER MALAM INI || PLATE NGAKU KORUPSI 4 MILYAR PERBULAN DARI BTS, MAHFUD AMBIL LANGKAH HUKUM" telah viral di media sosial dan dikaitkan dengan penangkapan Johnny G Plate atas dugaan korupsi.
Namun, setelah melihat video secara utuh, terungkap bahwa pengunggah hanya menampilkan potongan pendapat dari Jaksa Penuntut Umum dalam kasus tersebut.
Video tersebut ternyata merupakan kumpulan klip dari beberapa media yang diambil dari konteks yang berbeda.
Selain itu, tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan bahwa Johnny G Plate mengaku korupsi sebesar Rp 4 miliar per bulan dari BTS.
Informasi ini hanya beredar tanpa sumber yang jelas dan tidak ada pernyataan resmi dari pihak terkait.
Baca Juga: Cek Fakta: Ditangkap Berjamaah, Ternyata Ponpes Al Zaytun Jadi Sarang Teroris
Begitu pula dengan desakan Mahfud MD untuk menjatuhkan hukuman mati terhadap Johnny G Plate, tidak ada pernyataan resmi yang mendukung klaim tersebut.
Kesimpulan
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa klaim Johnny G Plate yang mengaku korupsi sebesar Rp 4 miliar per bulan dari BTS dan desakan Mahfud MD untuk menjatuhkan hukuman mati terhadapnya adalah hoaks.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Amanda Manopo Disebut Jadi Orang Ketiga dalam Isi Chat WA Arya Saloka dan Putri Anne
-
Cek Fakta: Ditangkap Berjamaah, Ternyata Ponpes Al Zaytun Jadi Sarang Teroris
-
Dengar Curhat Jeje Govinda Soal Tabiat Asli Syahnaz, Najwa Shihab Sampai Meneteskan Air Mata, Cek Faktanya
-
Kejagung Periksa Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS Senin Besok
-
Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi Johnny Plate, Kejagung Panggil Menpora Senin Besok
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui