LINIMASA - Luis Milla memutuskan untuk mundur dari kursi pelatih kepada Persib Bandung sehari setelah Persib ditahan imbang 2-2 Dewa United dalam laga lanjutan Liga 1 pada pekan kemarin.
Informasi terkait hengkanya pelatih berpaspor Spanyol tersebut pun ramai di jagat maya. Baru-baru ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa terjadi gejolak antara Luis Milla melawan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono.
Disebutkan pula kritik pedas pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll atas hengkangnya Luis Milla dari Persib hingga sinyal Nick Kuipers.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube GRAFIK PUBLIK UPDATE melalui sebuah video pada Selasa (18/7/2023). Tayang tiga jam yang lalu, unggahan video itu sudah ditonton sebanyak 1,5 ribu kali.
"WAJIB LIHAT INI (emoji api) GEJOLAK LUIS MILLA VS TEDDY, KRITIK PEDAS THOMAS DOLL PERSIJA (emoji kaget) SINYAL NICK KUIPERS," judul unggahan video tersebut.
Thumbnail video memperlihatkan kolase foto Luis Milla, Teddy Tjahyono, Thomas Doll hingga Nick Kuipers. Narasi yang ditampilkan pembuat gambar sampul video mengklaim terkait berita bola terlengkap dan terbaru.
Lantas, benarkah klaim yang disebutkan dalam video tersebut? Simak penjelasan selengkapnya!
Setelah ditonton hingga akhir, video berdurasi 12 menit 29 detik tersebut tidak menampilkan ulasan terkait narasi yang disebutkan dalam judul terkait gejolak Luis Milla melawan Teddy Tjahyono.
Baca Juga: Wow! Eks Pelatih Ajax Amsterdam Kolega Louis Van Gaal Merapat ke Persib? Cek Faktanya
Video tersebut berisi tentang gabungan cuplikan beberapa peristiwa di kancah sepak bola Tanah Air, dari mulai Persib Bandung, hingga ulasan tentang Timnas Indonesia yang megajukan banding terkait sanksi keributan di final SEA Games dengan Timnas Thailand.
Di awal video, narator menjelaskan terkait komentar Thomas Doll atas keputusan Luis Milla yang mengundurkan diri dari kursi pelatih Maung Bandung.
Selanjutnya, narator menjelaskan terkait rekam jejak Luis Milla saat menukangi Persib. Namun tidak ada informasi terkait klaim yang disebutkan dalam judul ihwal ketegangan Luis Milla dengan bos Persib, Teddy Tjahyono.
Thumbnail video merupakan hasil editan alias rekayasa digital seolah hubungan Teddy Tjahyono benar-benar memanas dengan Luis Milla. Tidak ada kesesuaian antara judul dengan isi video.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan kanal YouTube GRAFIK PUBLIK UPDATE berjudul "WAJIB LIHAT INI (emoji api) GEJOLAK LUIS MILLA VS TEDDY, KRITIK PEDAS THOMAS DOLL PERSIJA (emoji kaget) SINYAL NICK KUIPERS," merupakan informasi keliru alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Honor 600 Pro Bocor! Desain Mirip iPhone 17 Pro, Baterai 9000mAh Jadi Sorotan
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Kena Nyinyir Warganet, Dewi Perssik Bongkar Alasan Selalu Foto di Area Tangga Rumah
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Terpopuler: Harga HP Samsung 2026 Mulai Rp1 Jutaan, Fitur Cerdas untuk Gen Z di Redmi 15
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari