LINIMASA - Kondisi kesehatan YouTuber satwa, Panji Petuangan tengah mengalami penurunan kesehatan. Panji diketahui menderita penyakit diabetes hingga membuat tubuhnya kurus kering dan tampak lesu.
Melansir dari tayangan YouTube Panji Petualang, sang pecinta reptil tersebut berobat ke klinik dan kadar gula darah Panji tergolong tinggi, mencapai 292. Nilai itu jauh melebihi batas normal kadar gula dalam darah manusia.
Alhasil, Panji pun diharuskan mengkonsumsi obat-obatan untuk mengontrol kadar gula dalam darahnya selain menjaga pola makan.
"Gula ini penyakit kronis kalau dalam medias, pengobatan penyakit gula itu seumur hidup jadi harus konsumsi obat seumur hidup. Yang ditakutkan adalah komplikasi ke organ lain," kata dokter yang memeriksa Panji dikutip dari salah satu video di kanal YouTube Panji Petualang.
Panji kerap melakukan adegan berbahaya saat menangani berbagai ular berbisa tinggi seperti jenis king kobra atau ophiophagus hannah. Bahkan Panji mengaku sering digigit ular berbisa berukuran jumbo itu.
Namun, yang membuat Panji kurus kerontang bukanlah karena digigit ular berbisa seperti king kobra melainkan karena penyakit diabetes yang dialaminya.
"Alhamdulillah Allah masih jaga dan kasih kepercayaan. Saya nyaris kehilangan jari kelingking kanan. Bahkan, terburuknya nyawa. Akibat apes terkena gigitan ular King Cobra sebelum lebaran baru," kata Panji.
Politikus Partai Gerindra, Dedi Mulyadi pun menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Panji di Purwakarta. Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Panji.
"Tadinya masih gagah saat ke sini, itu berubahnya sejak kapan? Karena digigit ular?" tanya Kang Dedi Mulyadi, mengutip kanal YouTube-nya pada Selasa (8/8/2023).
Baca Juga: Gara-Gara Ini Deddy Corbuzier Bersitegang dengan Tunangan Lucinta Luna, Arten Boltian
Panji pun kemudian menjelaskan bahwa kondisinya berubah setelah divonis mengidap penyakit gula dan bukan karena gigitan king cobra.
"Ribet jelasinnya. Iya kemarin (digigit ular), tapi udah sembuh lagi sekarang," ucapnya.
Kang Dedi berasumsi lain dan mengatakan kalau gigitan ular berbisa sebenarnya berdampak pada kondisi kesehatan Panji Petualang.
"Bukan karena udah sembuh, tapi daya tahan tubuhnya turun. Memang betul digigit ularnya sembuh lagi, tapi daya tahan tubuhnya semakin turun,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel
-
Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Apakah Bedak Tabur Marcks Aman untuk Kulit Berjerawat? Ini Klaim dan Kandungan 3 Variannya
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar