LINIMASA - Beredar kabar sepak bola Indonesia kembali berduka setelah salah satu pemain Persib Bandung menjadi korban dalam laga lanjutan Liga 1 antara Persija Jakarta versus Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9/2023) lalu.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Lingkar Football melalui sebuah unggahan video berdurasi dua menit 58 detik pada Sabtu (2/9/2023).
"Sepak bola indonesia Kembali Berduka (emoji nangis) Pemain Persib Menjadi Korban! Suasana usai laga persija vs persib," judul unggahan video.
Thumbnail video memperlihatkan tangkap layar kerumunan beberapa pemain Persib dan Persija. "Pemain Persib menjadi korban, sepak bola Indonesia kembali berduka," narasi yang ditulis dalam gambar sampul video.
Lantas benarkah klaim video tersebut? Hingga kini video tersebut sudah ditonton sebanyak 154 ribu kali penayangan.
Setelah ditelusuri, tidak ada bukti valid yang menyebutkan pemain Persib menjadi korban dalam insiden kerusuhan laga Persija vs Persib.
Alih-alih menyodorkan bukti kuat terkait klaim yang disebutkan dalam judul, narator hanya menjelaskan review pertandingan Persija vs Persib yang berkesudahan dengan skor imbang 1-1.
Tidak jelas apa yang dimaksud dengan korban dan sepak bola Indonesia berduka yang disebutkan dalam judul juga thumbnail video.
Baca Juga: 2 Video Panas Wanita Mirip Rebecca Klopper Tersebar, Fadly Faisal Unggah Ini
Tidak ada keselarasan antara klaim dalam judul dan thumbnail dengan penjelasan dalam isi video.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim menyebut sepak bola Indonesia berduka, pemain Persib jadi korban merupakan informasi keliru alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026