Bunda pasti sudah pernah mendengar istilah penyakit campak. Namun, bunda mungkin masih tidak tahu bagaimana cara mengatasi campak ketika buah hati bunda terkena penyakit campak.
Nyatanya, campak tidak hanya menyerang anak kecil saja, campak dapat menyerang hingga orang dewasa sekalipun. Ketika badan tidak fit dan daya tahan tubuh sedang lemah, disaat itulah campak dapat menyerang.
Campak adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh virus Rubeolla. Campak umumnya memiliki gejala berupa ruam-ruam di kulit, demam, sakit tenggorokan dan juga batuk-batuk.
Campak dapat menular secara cepat, terutama bagi anak yang tidak divaksinasi campak akan lebih mudah untuk terinfeksi campak apabila berdekatan atau kontak dengan orang yang terinfeksi.
Apabila tidak diatasi secara cepat dan tepat, campak yang menyerang anak dapat menyebabkan pneumonia, kerusakan otak hingga kasus terburuknya yaitu kematian.
Maka dari itu, bunda harus sigap ketika anak sudah terserang penyakit campak. Berikut adalah hal-hal yang harus bunda lakukan ketika sang buah hati terserang penyakit campak:
1.Konsumsi Vitamin A
Hal pertama yang bunda harus lakukan adalah dengan memberikan dosis vitamin A kepada sang buah hati. Berdasarkan pernyataan WHO, anak-anak membutuhkan setidaknya dosis sebanyak 200.000 IU (100.000 IU untuk bayi) per hari selama dua hari penuh.
Vitamin A dapat mengurangi berbagai gejala campak, mengurangi komplikasi dan dapat mengurangi risiko memperparah penyakit campak pada anak.
2.Perbanyak Minum Air Putih
Ketika anak terkena campak, terdapat gejala-gejala seperti demam, pilek serta sakit tenggorokan. Gejala tersebut dapat mengurangi dan menguras kebutuhan cairan sang buah hati.
Baca Juga: Cara Mencuci Muka yang Dianjurkan Biar Wajah Bisa Lebih Cerah, Coba Deh!
Maka dari itu, bunda harus rajin memberikan air putih kepada anak agar kebutuhan cairan yang hilang dapat terganti dan tetap terpenuhi dalam tubuh mereka.
3.Istirahat Yang Cukup
Mengistirahatkan sang buah hati ketika terkena campak adalah salah satu solusi terbaik yang dapat bunda berikan. Dengan mengistirahatkan tubuh si kecil, infeksi virus dapat dilawan oleh sistem kekebalan tubuh yang semakin kuat.
Perbanyak istirahat untuk anak bunda sekitar 8-10 jam agar tubuh si buah hati dapat beristirahat secara maksimal guna melawan virus yang berkembang biak di dalam tubuh.
4.Memberikan Parasetamol
Anak yang terkena campak umumnya akan mengalami gejala demam dan pilek. Untuk mengurangi gejala-gejala tersebut, bunda dapat memberikan parasetamol untuk sang buah hati sesuai dosis takaran yang dianjurkan.
Meredakan penyakit campak si kecil dengan parasetamol dapat membuat kondisi tubuh mereka jauh lebih baik dan dapat membantu si kecil untuk melawan campak dalam tubuhnya.
5.Memberikan Nutrisi Yang Cukup
Ketika anak terserang penyakit campak, bunda harus membantu sang buah hati dengan memberikan mereka makanan yang kaya akan nutrisi agar sang anak dapat melawan penyakit campak tersebut.
Berikan anak makanan yang cair seperti bubur karena tak jarang anak yang terkena campak akan mengalami radang tenggorokan yang membuatnya kesulitan untuk menelan.
6.Mandi
Apabila si kecil sudah tidak panas, bunda dapat mulai memandikan si kecil agar mereka tidak merasakan gatal-gatal dan tentunya untuk menjaga kebersihan si kecil.
Bunda dapat memberikan bedak di badan anak setelah mereka selesai mandi agar badan si kecil terasa dingin dan mengurangi gatal-gatal serta kemerahan di tubuh mereka. Gunakan peralatan khusus untuk si kecil agar virus dari campak tidak menular ke orang lain.
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul