Hubungan asmara dengan pasangan idealnya dilakukan secara produktif dan ada prinsip saling mendukung satu sama lain. Begitu pun dalam pertemanan. Namun masalahnya, dalam banyak kasus, orang-orang yang berupaya menjalin hubungan demikian justru terjebak dalam toxic relationship.
Tapi apakah Anda sudah tahu apa itu toxic relationship? Topik ini dalam beberapa bulan belakangan cukup hangat, karena melibatkan kesehatan mental dan produktivitas masing-masing orang yang terlibat.
Apa Sih Itu Toxic Relationship?
Secara sederhana, toxic relationship dapat dipahami sebagai sebuah hubungan yang sama sekali tidak produktif dan justru saling merusak satu dengan yang lainnya. Hubungan seperti ini tidak jarang terjadi pada pasangan, atau bahkan lingkaran pertemanan.
Secara praktis hubungan yang toxic seperti ini sama sekali tidak baik, untuk siapa pun. Sebab pada akhirnya orang-orang yang terlibat di dalamnya akan menghabiskan banyak energi dan mendapatkan sedikit manfaat dari hubungan tersebut.
Kenali Tandanya, Sikapi Segera dengan Bijak
Ada beberapa tanda yang bisa dikenali dari sebuah hubungan yang toxic. Ketika mengenali tanda-tanda ini, Anda bisa lekas menyikapinya dengan bijak sehingga tidak terjebak semakin dalam.
1. Selalu Dianggap Salah
Dalam setiap argumen, diskusi, atau perdebatan, Anda akan selalu dianggap salah, atau diposisikan sebagai pihak yang bersalah. Hal ini terus terjadi sehingga Anda memiliki pikiran negatif pada diri Anda terkait banyak hal.
Baca Juga: Kisah Perempuan yang Harus Alami Dilema, Risih karena Suami Selalu Ingin Mandi Bersama
2. Tidak Saling Mendukung secara Positif
Dukungan yang diberikan tidak dalam nada yang positif, namun justru meremehkan. Kata-kata dukungan yang disampaikan pada pasangan atau orang lain tidak memiliki semangat sama sekali, dan justru memicu keraguan pada masing-masing orang.
3. Tidak Jujur Satu dengan yang Lain
Jelas, ketidakjujuran dalam hubungan pertemanan atau hubungan asmara adalah tanda dari toxic relationship yang paling utama. Hal ini pasti membawa permasalahan di kemudian hari, sebab kebohongan akan ditutup dengan kebohongan lain dan demikian seterusnya.
4. Tidak Menyayangi Diri Sendiri
Tanda berikutnya adalah rasa sayang pada diri sendiri terus terkikis, dan usaha yang dilakukan semata hanya untuk kebaikan pasangan atau orang lain saja. Dengan hal ini, diri akan merasa stres dan memiliki hidup yang kurang berkualitas sebab konsep self love tidak pernah diterapkan.
5. Tidak Tenang
Berita Terkait
-
Cewek dengan Kebiasaan Unik, Suka Gigit Tangan Pacar Tiap Bertemu, Demi Apa?
-
Suka Menonton Film Romantis Bersama Pasangan? Ini Beberapa Manfaat Pentingnya!
-
Pasangan Mempelai Keren! Habis Upacara Pernikahan Langsung Main Ski Pakai Baju Pengantin
-
Ada-ada Saja, Inilah 5 Alasan Aneh Kenapa Pasangan Memilih Bercerai
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
SF Hariyanto Larang Pemda Pecat PPPK, Ogah Bikin Gejolak: Malu Kita!
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim