Pemberian ASI eksklusif pada periode enam bulan pertama dapat memberikan manfaat jangka panjang pada bayi bunda, salah satunya menjaga daya tahan tubuh mereka tetap kuat.
Bayi yang diberikan ASI secara rutin akan memiliki sistem imun tubuh yang lebih kuat terhadap infeski seperti diare dan pneumonia.
Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak bunda-bunda sekalian yang merasakan ASI miliknya mulai berkurang dan tidak lancar lagi. Beberapa dari bunda-bunda sekalian bahkan berpaling ke susu formula ketika ASI yang bunda produksi tidak mencukupi kebutuhan bayi bunda.
Merangkum dari berbagai situs, berikut adalah beberapa tips memproduksi ASI lebih banyak dan lancar:
1.Memijat Area Puting Susu
Tips pertama yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan memijat area puting payudara bunda.
Memijat area putting pada payudara dapat meningkatkan produksi ASI dan membuat ASI keluar dengan lancar. Bunda dapat menggunakan baby oil untuk melakukan pemijatan pada area payudara setelah mandi.
Pijat area puting susu dengan baby oil selama beberapa hari sekali agar produksi ASI dapat meningkat dan melancarkan keluarnya ASI dari payudara.
2.Rutin Menyusui
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan rutin menyusui.
Bayi yang baru lahir membutuhkan ASI secara rutin. Bayi membutuhkan setidaknya 2-3 jam sekali ASI dari bunda. Ketika bunda rutin menyusui bayi, maka produksi ASI akan meningkat sesuai dengan jumlah ASI yang telah dikeluarkan.
Baca Juga: Berbagai Cara Memperbaiki Pola Tidur, Yang Sering Begadang Wajib Mengetahuinya
Produksi ASI akan meningkat dalam kurun 3-7 hari apabila bunda rutin menyusui bayi bunda selama 2-3 jam sekali setiap harinya.
3.Konsumsi Makanan Bernutrisi
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi.
Makanan yang bernutrisi tinggi serta mengandung serat, protein, karbohidrat kompleks dan kalsium akan langsung tersalurkan ke ASI bunda.
Maka dari itu, memenuhi asupan nutrisi dapat membuat ASI bernutrisi dan tentunya sangat bermanfaat bagi bayi. Bunda setidaknya membutuhkan 330 kilokalori per hari selama periode menyusui.
4.Memompa ASI
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan memompa ASI keluar.
Produksi ASI bunda akan meningkat apabila bunda rutin memompa ASI. Apabila bunda telah selesai menyusui bayi, bunda dapat langsung memompa ASI bunda agar jumlah ASI yang tersisa habis.
Ketika ASI bunda telah habis, payudara bunda akan kembali memproduksi ASI. Tujuan memompa ASI adalah agar payudara bunda mendapatkan rangsangan agar ASI kembali memproduksi dalam jumlah banyak.
5.Istirahat
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mencukup kebutuhan istirahat bunda.
Proses istirahat sanagtlah penting untuk menjaga produksi ASI agar tetap stabil. Bunda dapat menyesuaikan waktu tidur bunda dengan bayi agar ketika bayi istirahat, bunda juga ikut istirahat.
6.Terhidrasi
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mencukupi kebutuhan cairan bunda.
Produksi ASI akan meningkat apabila diiringi dengan konsumsi cairan yang terpenuhi dengan baik oleh bunda. Penuhi kebutuhan cairan bunda dengan minum air putih secara rutin.
Produksi ASI dapat berkurang apabila bunda kekurangan cairan. Hindari minuman yang mengandung kafein karena kandungan kafein dalam ASI dapat menyebabkan bayi kesulitan untuk tidur.
7.Menyusui dari Kedua Sisi Payudara
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan menyusui dari kedua sisi payudara.
Stimulasi produksi ASI pada payudara dengan membiarkan bayi menyusu dari kedua payudara. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi produksi ASI serta menghasilkan lemak yang bermanfaat bagi bayi pada ASI bunda.
Biarkan bayi menyusu dari payudara sebelah kiri. Apabila bayi bunda telah selesai menyusu, bunda dapat menyusui bayi setelahnya dari payudara sebelah kanan.
8.Kurangi Penggunaan Dot
Tips terakhir yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mengurangi penggunaan dot pada bayi.
Dot merupakan alat yang pastinya bunda butuhkan ketika bayi merengek. Akan tetapi, bayi yang terlalu sering akan menghabiskan waktunya untuk menggunakan dot daripada konsumsi ASI.
Semakin sedikit waktu bayi mengonsumsi ASI, semakin sedikit pula produksi ASI yang dapat bunda hasilkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Taklukan Bali United di Kandang, Maxwell Souza Puji Determinasi Tinggi Seluruh Skuat Persija Jakarta
-
Kematian Tragis Kurt Cobain, Pukulan Telak Grunge dan Misteri Bunuh Diri atau Dibunuh
-
4 Rekomendasi Skincare Viva Cosmetics Penghilang Dark Spot, Harga Murah Meriah
-
Lima Talenta Menjanjikan Dari Kasta Kedua Yang Masuk Radar Pantauan Pelatih John Herdman
-
Lupa Jalan Kampung
-
Pompa Motivasi di Putaran Nasional, Junianto Bakal Suntikan Dana untuk Persibangga
-
Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026
-
32 Kode Redeem FC Mobile 17 Februari 2026: Serba Angka 8 dan Klaim Pemain 117
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana