-
John Herdman mencari bakat muda di Pegadaian Championship untuk memperkuat komposisi Timnas Indonesia.
-
Lima pemain menonjol dari kasta kedua dinilai layak mendapatkan perhatian dari tim pelatih.
-
Fokus pemantauan meliputi pemain dari posisi kiper hingga penyerang dengan performa statistik impresif.
Suara.com - Arsitek anyar Timnas Indonesia, John Herdman, kini tengah gencar memperluas jangkauan pemantauan pemainnya hingga ke kasta kedua.
Eks pelatih Kanada ini tidak hanya terpaku pada kompetisi kasta tertinggi, namun juga memberikan perhatian pada Pegadaian Championship.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada talenta berbakat yang terlewatkan dari pengamatan tim kepelatihan nasional Indonesia.
Herdman meyakini bahwa kompetisi di kasta kedua menyimpan banyak permata tersembunyi yang siap untuk dipoles lebih jauh.
Kehadiran pelatih internasional di tribun penonton Liga 2 menjadi angin segar bagi para pesepak bola lokal di sana.
Misi Herdman Mencari Darah Muda
Strategi ini dilakukan karena Herdman ingin memahami struktur piramida sepak bola di tanah air secara lebih mendalam.
Bagi sang pelatih, memantau perkembangan pemain sejak dini di level bawah adalah kunci keberhasilan regenerasi tim nasional.
"Sangat penting untuk memahami apa yang ada di bawah divisi pertama di sini. Penting untuk mengetahui pemain muda mana yang sedang muncul," ujar John Herdman.
Baca Juga: Ole Romeny Terancam Dicoret Timnas Indonesia Akibat Minim Menit Bermain dan Mandul di Oxford United
Ia menambahkan bahwa semangat juang para pemain di level ini sangat tinggi untuk menembus kasta yang lebih elit.
"Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya," jelasnya.
Kiper Tangguh Bekasi City Ikram Algiffari
Nama pertama yang mencuri perhatian adalah Ikram Algiffari yang kini mengawal jaring gawang milik klub FC Bekasi City.
Keputusan berani diambil kiper berusia 20 tahun ini saat meninggalkan Semen Padang demi mendapatkan menit bermain yang konsisten.
Langkah tersebut terbukti efektif karena ia kini menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang tim berjuluk Kuda Hitam.
Ikram tercatat telah tampil sebanyak 12 kali dan sukses menjaga kesucian gawangnya dengan torehan lima kali nirbobol.
Ketangguhan kiper bertinggi 182 cm ini menjadikannya salah satu kandidat kuat penjaga gawang masa depan skuad Garuda.
Kreativitas Asir Asiz Di PSPS Pekanbaru
Selanjutnya ada sosok Asir Asiz yang terus menunjukkan performa impresif bersama tim kebanggaan masyarakat Riau, PSPS Pekanbaru.
Meski memiliki kualitas mumpuni, pemain kreatif ini secara mengejutkan masih setia merumput di kompetisi kasta kedua Indonesia.
Keahliannya dalam melepaskan umpan matang terbukti dengan koleksi delapan assist yang ia catatkan sepanjang musim berjalan ini.
Catatan gemilang tersebut menempatkan dirinya sebagai salah satu pengumpan terbaik di liga, hanya terpaut satu dari Andik Vermansah.
Determinasi tinggi yang dimiliki Asir membuatnya sangat layak untuk dipertimbangkan masuk ke dalam sistem permainan racikan John Herdman.
Ketangguhan Kapten Kendal Tornado Dimas Sukarno
Beralih ke sektor pertahanan, terdapat nama Dimas Sukarno yang tampil sangat disiplin bersama kesebelasan Kendal Tornado FC.
Walaupun tidak memiliki postur yang sangat menjulang untuk seorang bek tengah, kegigihan pemain asal Banyuwangi ini patut diacungi jempol.
Selain tangguh dalam menghalau serangan lawan, ia juga dipercaya mengemban ban kapten karena jiwa kepemimpinannya yang sangat kuat.
Dimas memiliki keunggulan dalam membangun serangan dari lini belakang dengan akurasi operan yang mencapai angka 639 umpan sukses.
Kemampuan distribusi bola seperti inilah yang biasanya sangat disukai oleh pelatih modern yang menerapkan gaya permainan dari kaki ke kaki.
Kembalinya Taji Jeam Kelly Sroyer
Pemain berpengalaman internasional seperti Jeam Kelly Sroyer juga kembali menunjukkan taringnya saat membela Persipura Jayapura di musim ini.
Sroyer yang pernah membantu Indonesia meraih emas SEA Games 2023 kini menjadi tumpuan utama bagi tim berjuluk Mutiara Hitam.
Kontribusinya sangat nyata bagi tim asal Papua tersebut dengan sumbangan dua gol serta empat umpan yang membuahkan gol.
Ketajaman dan kecepatan yang dimiliki pemain asli Biak ini menjadi aset berharga bagi lini serang tim manapun yang ia bela.
Harapan besar kini disampirkan di pundaknya untuk membawa Persipura kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional musim depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Pengamat Soroti Pemain Naturalisasi ke Super League: Sudah Tak Mampu Bersaing di Level Tinggi
-
Strategi Khusus Bojan Hodak Demi Balas Dendam Persib Bandung Terhadap Tim Tamu Ratchaburi
-
Keputusan Jordi Cruyff Tunjuk Calon Pelatih Timnas Indonesia Bikin Ruang Ganti Ajax Memanas
-
Dua Pemain Ini Disebut Legenda Liverpool Mandek di Arsenal, Arteta Butuh Pemain Bintang
-
Victor Osimhen Bongkar Luka di Napoli: Saya Diperlakukan Seperti Anjing!
-
Superkomputer Jagokan Real Madrid Menang, Mampukah Jose Mourinho Ulangi Keajaiban?
-
Misi Berat di Bandung, Bojan Hodak Siapkan Persib Tampil All Out
-
Emil Audero Raja Penyelamatan Serie A 2026 Gusur Kiper Inter Milan dan AC Milan Sekaligus
-
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Cari Balas Dendam Saat Lawan Benfica, Lantas Cari Apa?
-
Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri