Ketika ASI bunda telah habis, payudara bunda akan kembali memproduksi ASI. Tujuan memompa ASI adalah agar payudara bunda mendapatkan rangsangan agar ASI kembali memproduksi dalam jumlah banyak.
5.Istirahat
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mencukup kebutuhan istirahat bunda.
Proses istirahat sanagtlah penting untuk menjaga produksi ASI agar tetap stabil. Bunda dapat menyesuaikan waktu tidur bunda dengan bayi agar ketika bayi istirahat, bunda juga ikut istirahat.
6.Terhidrasi
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mencukupi kebutuhan cairan bunda.
Produksi ASI akan meningkat apabila diiringi dengan konsumsi cairan yang terpenuhi dengan baik oleh bunda. Penuhi kebutuhan cairan bunda dengan minum air putih secara rutin.
Produksi ASI dapat berkurang apabila bunda kekurangan cairan. Hindari minuman yang mengandung kafein karena kandungan kafein dalam ASI dapat menyebabkan bayi kesulitan untuk tidur.
7.Menyusui dari Kedua Sisi Payudara
Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan menyusui dari kedua sisi payudara.
Stimulasi produksi ASI pada payudara dengan membiarkan bayi menyusu dari kedua payudara. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi produksi ASI serta menghasilkan lemak yang bermanfaat bagi bayi pada ASI bunda.
Biarkan bayi menyusu dari payudara sebelah kiri. Apabila bayi bunda telah selesai menyusu, bunda dapat menyusui bayi setelahnya dari payudara sebelah kanan.
Baca Juga: Berbagai Cara Memperbaiki Pola Tidur, Yang Sering Begadang Wajib Mengetahuinya
8.Kurangi Penggunaan Dot
Tips terakhir yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mengurangi penggunaan dot pada bayi.
Dot merupakan alat yang pastinya bunda butuhkan ketika bayi merengek. Akan tetapi, bayi yang terlalu sering akan menghabiskan waktunya untuk menggunakan dot daripada konsumsi ASI.
Semakin sedikit waktu bayi mengonsumsi ASI, semakin sedikit pula produksi ASI yang dapat bunda hasilkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat