Beredar di media sosial video dengan narasi yang menyebut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Islam sebagai agama pendatang.
Video ini diunggah oleh kanal YouTube Investigasi News Official belum lama ini.
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Menteri Agama Yaqut Cholil Bilang Islam Agama Pendatang dari Tanah Arab."
Bukan hanya berisi pernyataan dari Yaqut, dalam video ini juga berisi pernyataan dari sosok diduga Habib Rizieq Sihab. HRS membantah bahwa Islam merupakan agama pendatang.
Hingga kini, video yang diunggah kanal YouTube Investigasi News Official telah ditayangkan lebih dari 2,3 ribu kali.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, video yang diunggah kanal YouTube Investigasi News Official berisi sepenggal pernyataan dari Menteri Agama Yaqut Cholil saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.
Baca Juga: Gibran: Saya Berguru Sama Anies Baswedan Sebagai Gubernur Jakarta yang Sukses
Video lengkapnya diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada tahun 2021 silam dengan judul Apa Menteri Agama Harus Islam - Gus Yaqut Menteri Agama.
Setelah ditelusuri melalui video yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier, tidak ditemukan adanya pernyataan dari Gus Yaqut yang menyebut Islam merupakan agama pendatang.
Dalam video tersebut, Gus Yaqut justru mengungkapkan jika agama Islam bukan berasal dari Indonesia, Islam justru datang dari tanah Arab.
"Agama Islam bukan dari Indonesia. Islam dari tanah Arab," ujar Gus Yaqut seperti dikutip melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa (15/10/2022).
Selain itu, unggahan ini juga merupakan video hasil suntingan. Video pernyataan dari Gus Yaqut digabungkan dengan video pernyataan dari sosok diduga HRS.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut Islam sebagai agama pendatang adalah hoaks. Unggahan tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Data Luhut Binsar dan Deddy Corbuzier serta Masyarakat Indonesia Siap Dijual Bjorka Dari Peduli Lindungi Seharga Belasan Miliar
-
Pria ini Kecewa Terhadap Cara Deddy Corbuzier Sikapi Masalah Dengan Meyden: Bikin Podcast Nyinyirin Anak Umur 20 Tahun
-
3,2 Miliar Data Peduli Lindungi Bocor! Bjorka Beri Sampel Data Milik Menkominfo, Luhut dan Deddy Corbuzier
-
Bunda Corla Semprot Pihak yang Suka Bongkar Aib Orang, Sindir Deddy Corbuzier?
-
Bukan Cuma Meyden, Ini 4 Sosok yang Pernah Berseteru dengan Deddy Corbuzier
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah
-
Lewat BRILink Agen, Danantara Perluas Akses Ekonomi ke Pelosok Negeri
-
Rectors Game: Cara Unik IPB University Sambut dan Bangkitkan Semangat Mahasiswa Baru di MPKMB 63
-
Mengapa Kemenhut Dorong Perdagangan Karbon Berintegritas?
-
Modal Tabungan BRI Rp100 Ribu, Dapatkan Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale!
-
Pajak Kontrakan 2027: Bukan Pajak Baru, Ini Tarif dan Cara Hitungnya
-
Penyaluran Pinjaman Modal untuk UMKM Tak Boleh Asal, Bisa Berujung Kredit Macet
-
Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah
-
TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
-
Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu