/
Selasa, 15 November 2022 | 19:07 WIB
Anies Baswedan dan Aher (Instagram/ aheryawan)

Nama Ahmad Heryawan alias Aher masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Namun, meski namanya tercatut sebagai salah satu sosok yang digadang-gadang akan berpasangan dengan Anies, elektabilitas Aher dinilai masih rendah.

Kini, Aher diketahui sedang mulai melakukan safari politik ke beberapa wilayah. Salah satunya ke Malang Raya.

Manuver politik yang dilakukan oleh Aher ini lantas disorot oleh pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga.

Menurut Jamiluddin Ritonga, Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini hendak meningkatkan elektabilitasnya di wilayah Jawa Timur.

"Aher merasa perlu meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya karena memang rendah sekali," ujar Jamiluddin seperti dikutip melalui WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com.

Jamiluddin Ritonga lantas menyebut jika elektabilitas Aher tidak hanya rendah di wilayah Jawa Timur saja, tapi di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam pernyataannya, Akademisi dari Universitas Esa Unggul ini lantas membandingkan elektabilitas Aher dengan Ridwan Kamil.

Menurutnya, elektabilitas Aher masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga: Pendukung Setia Anies Baswedan Ini Haqqul Yaqin Jakarta Lebih Bagus Dibanding New York: Di Sana Banyak Gembel

"Di Jawa Barat saja, saat dia pernah menjabat gubernur, elektabilitasnya masih rendah," lanjutnya.

Jamiluddin lantas memberikan saran untuk Aher. Jika Aher hendak meningkatkan elektabilitasnya, maka ia harus mulai bersafari politik ke berbagai wilayah di Pulau Jawa hingga Sumatra.

Alasannya karena dua pulau tersebut memiliki daftar pemilih tetap (DPT) dengan jumlah yang besar.

"Jika ingin menaikkan elektabilitas, Aher perlu melakukan safari politik ke tempat dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang besar," pungkasnya.

Load More