Tifauzia Tyassuma atau biasa dikenal dengan dokter Tifa kini semakin vokal mengkritik berbagai hal soal politik hingga pemerintahan.
Kini, ia kembali menjadi sorotan usai mengkritik perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali.
Menurutnya, pehelatan besar yang dihadiri kurang lebih 17 kepala negara ini hanya memberikan beban utang senilai Rp1,2 T untuk negara.
Hal ini dilontarkan sosok yang pernah mempermasalahkan ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini melalui akun Twitter-nya @DokterTifa.
"Setelah G20 apa? Tambah utang Rp1,2 T. Biaya perhelatan mewah memanggungkan Klaus Schwab dkk sebagai tamu paling kehormatan di antara para pesuruh dan pelayan," tulis dokter Tifa seperti dikutip pada Rabu (16/11/2022).
Dalam cuitannya, dokter Tifa lantas berujar bahwa usai acara tersebut digelar tidak ada manfaat yang begitu krusial yang didapat oleh masyarakat.
"Hasilnya? Lanjut program Great Reset sd 2023. Juklak dan Juknis ada di buku Great Narrative," lanjutnya.
Cuitan ini pun sontak saja mendapatkan beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang justru menghujat dokter Tifa.
"Pagi-pagi udah ribut, tadi malam mimpi buruk Mak?" ujar warganet.
Baca Juga: Profil Kim Keon Hee, Istri Presiden Korea Selatan yang Ramai Dibicarakan Warganet
"Baru juga jam 7 pagi, udah disiapkan dari semalam ini pasti," imbuh warganet lain.
"Segini doang kualitas gelar dokter?" terang warganet lain.
"Ghibah emak-emak sampai topik G20 segala. Kejauhan Mak," tambah warganet lain.
"Gila ada orang kayak gini. Astagfirullah," tutur warganet lain.
"Bu, bangga sedikit betul-betul udah nggak bisa ya Bu?" komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Profil Kim Keon Hee, Istri Presiden Korea Selatan yang Ramai Dibicarakan Warganet
-
Jokowi Serahkan Presidensi G20 2023 ke PM India Narendra Modi
-
Jokowi Ajak Kepala Negara Anggota G20 Tanam Mangrove di Bali
-
Gala Dinner G20 Megah, Publik Bangga Jokowi Kenalkan Wishnutama: Bakal Diorder India
-
Mirip Latar Adegan Anime One Piece, Foto KTT G20 Ini Jadi Sorotan Publik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Drama Karpet Kuning di Bandung: Teka-teki Izin Kepolisian yang Membayangi Musda Golkar Jabar
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
Zona Merah Resmi ke Layar Lebar: Luna Maya Jadi Cewek Alpha yang Siap Berantas Zombie?
-
4 Acne Toner Lokal Zinc, Solusi Kontrol Produksi Sebum pada Kulit Berminyak
-
Sesat Logika Tipikor: Saat Vendor Kreatif Jadi Kambing Hitam Anggaran
-
Dua Perahu Karet Sisir Jalur Maut: Jejak Aris Masih Nihil Setelah Truknya Terjun ke Sungai Citanduy
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet