Sebagai tuan rumah KTT G20, tentu saja Indonesia harus siap menerima kedatangan tamu dari berbagai negara, termasuk wartawan dari media asing. Saat berkunjung ke Pasar Badung, Bali pada Kamis (17/11/2022) pagi pun, Presiden Jokowi dikerumuni awak media dan diberondong sejumlah pertanyaan.
Salah satunya dari seorang perempuan jurnalis yang video saat dirinya menyampaikan pertanyaan pada Jokowi viral di media sosial. Video itu pun diunggah ke TikTok oleh akun @ryojaya.
Menggunakan bahasa Inggris, wartawan tersebut membuka pertanyaan dengan menjelaskan tentang pengamatannya terhadap Jokowi sebagai seorang presiden.
"Sebagai seorang presiden, Anda sepertinya suka mendatangi tempat yang sedang ramai. Anda suka ke pasar, dan sebagai presiden dan tuan rumah G20, Anda pergi ke Ukraina dan Rusia. Anda sangat berupaya supaya KTT G20 menjadi tempat orang-orang bersuara," terang wartawan tersebut.
Kemudian suara wartawan tersebut sempat hilang beberapa detik di video. Jokowi sendiri terus menatap jurnalis tersebut, yang berdiri tepat di depannya, sambil terus mendengarkan ucapan sang wartawan.
Lalu, juru berita itu bertanya, "Apakah menurutmu Presidensi G20 berikutnya di India akan menjadi lebih mudah karena dunia lebih terbaur?"
Jokowi pun tampak penuh emosi langsung mengangkat tangan dan alisnya sembari memberikan jawaban tegas menggunakan bahasa Inggris.
"Tidak! Kita butuh kerja sama. Kita butuh kolaborasi, bukan rivalitas, bukan konflik terbuka. Tidak!" tegas Jokowi dengan tatapan tajam.
Berdasarkan isi kolom komentar video TikTok itu, rupanya Jokowi memberikan jawaban yang tak terduga karena banyak tebakan netizen yang meleset.
Baca Juga: Dapat WAG 'Anies Memang Hebat, Jokowi Lewat' Ade Armando: Memang Tidak Selevel
"Udah was2 klo ngk ngerti artinya.. ternyata jawabanny langsung to the point," tulis salah satu pengguna TikTok.
"Pas awal nyengir makin lama muka pak de kek tertekan bangetttt ehh ternyata lagi siapin jawaban untuk ultiiii
i love you pak deeee," komentar lainnya.
"Gua yg cemas di buat nya.gua tkt pak jokowi gk paham bhasa english.alhmdulillah bpk sigap nanggapinya keren pak," ungkap seorang warganet.
Dalam video yang lebih lengkap, sebenarnya jurnalis tersebut lanjut bertanya, "Dan apakah menurut Anda itu lebih mungkin terjadi?"
"Dengan ruang dialog, dengan komunikasi yang baik, saya yakin kita akan punya solusinya," sahut Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?
-
Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Program BRI Peduli Berikan Cek Kesehatan Gratis untuk 9.500 Masyarakat
-
BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan 9.700 Paket Vitamin untuk Masyarakat Lewat CSR BRI Peduli
-
BRI Perluas Akses Kesehatan Lewat Program Gratis untuk Ribuan Warga Dalam CSR BRI Peduli
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Desta Turun Gunung Jadi Host, Rupanya Atas Arahan dari Ahmad Dhani
-
CSR BRI Peduli Salurkan 9.500 Paket Nutrisi dan Pemeriksaan Gratis Kepada Masyarakat