Menjelang Pilpres 2024, sejumlah lembaga survei semakin gencar melakukan hitung-hitungan potensi kemenangan bakal calon presiden yang akan maju dalam kontestasi.
Menanggapi hal tersebut, pakar komunikasi dan politik Gun Gun Heryanto mengingatkan agar tidak terpaku dengan hasil survei yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei.
Gun Gun menilai jika figur yang memiliki elektabilitas tinggi belum tentu bisa memenangkan pemilihan umum, baik itu Pilpres maupun Pilgub.
Seperti yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2012 dan 2017.
Pada tahun 2012, elektabilitas Fauzi Bowo unggul dibanding petahana lain. Namun, dalam Pilgub tersebut, Fauzi Bowo ternyata kalah dari pasangan Jokowi-Ahok.
"Menjelang hari pemilihan pasangan Jokowi-Ahok punya elemen of surprise untuk memenangkan kontestasi," ujar Gun Gun seperti dikutip melalui WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com pada Jumat (18/11/2022).
Hal tersebut juga terjadi di Pilgub DKI 2017. Saat itu, Ahok diprediksi bakal terpilih menjadi gubernur. Namun, ternyata Anies Baswedan yang akhirnya menang karena meraup suara tertinggi.
"Survei suara pertama, yakni Ahok dan disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," ungkapnya.
Setelah AHY tak lolos ke putaran kedua, suara yang dimilikinya kemudian malah pindah ke Anies Baswedan.
Baca Juga: Harga STB Mahal, Warga Bukit Duri Terpaksa Nobar di Pos Kamling
Bercermin dari dua Pilgub DKI tersebut, Gun Gun menilai jika suara pemilih sangat mungkin mengalami swing.
Gun Gun lantas memprediksi bahwa hal tersebut kemungkinan bisa terjadi dalam Pemilu 2024.
Meskipun kini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dinilai memiliki elektabilitas tinggi, tapi hal tersebut tidak bisa menjadi acuan bahwa Ganjar dapat memenangkan Pilpres 2024.
Berita Terkait
-
Kebiasaan Jokowi, Kirim Surpres Calon Panglima TNI ke DPR di Akhir Waktu
-
Survei Voxpol Center: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tertinggi, Tapi Bukan sebagai Capres
-
Arah Dukungan Jokowi ke Salah Satu Capres Tak Pengaruhi Masyarakat Memilih, Cuma 25 Persen
-
Pak Jokowi, Jangan Pernah Berpikir untuk Perpanjang Usia Pensiun Panglima TNI Andika Perkasa
-
Soal Penentuan Cawapres Pendampingnya, Anies Baswedan Tunggu Kontestan Lain
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Yang Tampak Murah Belum Tentu Hemat: Dilema Belanja Kelas Menengah ke Bawah
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Bukan 350 Tahun Dijajah: Membongkar Mitos Besar dalam Sejarah Indonesia