Berdasarkan survei nasional terbaru LSI Denny JA, ditemukan fakta bahwa Jokowi Effect atau efek dukungan Presiden Joko Widodo terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tak sampai angka 2%.
Sehingga, meskipun pasangan calon tersebut mendapat dukungan dari Jokowi, hal tersebut hanya akan menambah atau mengurangi dukungan sebesar di bawah 2%.
Mengutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, LSI Denny JA telah melakukan riset mulai tanggal 10 hingga 19 Oktober 2022 lalu.
Dalam survei ini, ada tiga nama pasangan calon yang disodorkan, yakni Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto, dan Prabowo Subianto dan Puan Maharani.
Pada simulasi pertama, Jokowi diandaikan memberikan dukungan kepada Ganjar dan Airlangga. Berdasarkan hasil survei, Ganjar-Airlangga menempati posisi teratas. Disusul dengan Anies-AHY, dan Prabowo-Puan.
"Ganjar-AH paling unggul dibandingkan dengan pasangan capres lainnya. Ganjar-AH unggul 5.3 persen dari pasangan Anies-AHY, unggul 6.5 persen dari Prabowo-Puan," kata Direktur KCI – LSI Denny JA, Adjie Alfaraby.
Pada simulasi selanjutnya, Jokowi disebutkan mendukung Prabowo dan Puan. Berdasarkan hasil survei, adanya dukungan Jokowi kepada Prabowo-Puan tidak mengubah posisi Ganjar-Airlangga di posisi pertama.
"Dukungan Jokowi ke Prabowo-Puan tidak mengubah elektabilitas Anies-AHY, namun menurunkan elektabilitas Ganjar-AH sebesar 1.5 persen. Kemudian, menaikan elektabilitas Prabowo-Puan sebesar 1.7 persen," tambah Adjie Alfaraby.
Terakhir, pada riset ini dicoba dengan Jokowi memberi dukungan kepada Anies dan AHY. Hasilnya, Ganjar-Airlangga tetap menempati peringkat teratas pasangan dengen elektabilitas tertinggi.
Baca Juga: Tepis Rumor Akta Cerai Nan Viral, Syahrini Pamer Foto di Pelukan Reino Barack
Berdasarkan hasil survei ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa dukungan Jokowi kepada pasangan manapun hanya akan menambah atau mengurangi dukungan sebesar di bawah 2%.
Meski demikian, ketika persaingan kompetitif selisih kurang dari 2%, dukungan Jokowi bisa mengubah pemenang Pilpres.
Tag
Berita Terkait
-
Disambut Hangat Warga Kota Palu, Anies: Sulteng Harusnya Mendapat Manfaat Lebih Banyak
-
Kader PAN Bentuk Relawan Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024, PPP Tak Mau Ambil Pusing: Ya Nggak Apa-Apa...
-
Gonjang-ganjing Isu Perjodohan Prabowo-Ganjar, PKB Yakin Koalisi Tak Akan Pecah: Kita Bangun Kekuatan Sampai Menang!
-
Koalisi Perubahan Belum Deklarasi Anies Baswedan Jadi Capres 2024, PKS Belum Sepakat?
-
'Dia yang Mulai, Dia Bisa juga Akhiri' Pengamat Nilai Ada Kemungkinan NasDem Hengkang dari Koalisi, Kenapa?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?