/
Jum'at, 25 November 2022 | 14:25 WIB
Pengamat Rocky Gerung dan jurnalis senior Hersubeno Arie (Youtube Rocky Gerung)

Pengamat Politik Rocky Gerung turut menanggapi soal isu perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode.

Meski isu tersebut sempat tenggelam, namun menurut Rocky Gerung, dengan kemunculan Anies Bawedan sebagai Calon Presiden (Capres) hal itu menyeruak lagi ke permukaan.

Demi menjaga nama baik Presiden di ujung masa jabatannya, kata Rocky Gerung, maka dirinya menyarankan agar Jokowi menolak untuk perpanjangan masa jabatan.

"Kalau anda menang pun akan dihina, apalagi kalau anda kalah, dan tergelincir didalam strategi sendiri," ucapnya, mengutip kanal youtube Rocky Gerung Official, Jumat (25/11/2022).

"Jadi saya ingin supaya Jokowi itu, hentikan segala macam tehnik yang konyol itu, terutama yang disodorkan orang-orang disekitarnya itu," lanjutnya.

Menurut Rocky, tanpa harus maju lagi sebagai presiden untuk periode ketiga, pelan-pelan Jokowi akan meninggalkan kesan bahwa dia adalah seorang negarawan. 

"Tapi kalau dia perpanjang tiga periode, dia adalah politisi busuk. Bukan lagi politisi, tapi politisi busuk. Karena dia membusukkan demokrasi," tegasnya.

Hal itu menurut Rocky, tidak lain disebabkan oleh ambisi dan arogansi semata.

"Disebabkan oleh ambisi, arogansi. Siapa yang punya ambisi? Arogansi? Ya istana. Siapa istana? Ya Pak Jokowi pasti," ucapnya.

Baca Juga: Sering Disalahartikan, Ini Dia Makna Istilah "Cinta Pertama" yang Sebenarnya

"Kalo ada proposal didepan, ya tolak saja," lanjut Rocky Gerung.

Bahkan ia meminta kepada Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk ikut memperingatkan sang ayah.

"Orang seperti Gibran juga harusnya kasih tahu ayahnya itu, bahwa disekitarnya itu para manipulator itu akan terus menggosok beliau itu," katanya.

Load More