Bantuan masih mengalir ke masyarakat yang menjadi korban gempa Cianjur. Bahkan, tak sedikit warga dari luar Cianjur yang datang ke lokasi gempa untuk menjadi sukarelawan. Tapi mirisnya, ada di antara mereka yang justru datang sekadar untuk melihat-lihat dan berfoto.
Menyoroti hal ini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menegaskan bahwa lokasi gempa Cianjur bukan untuk berwisata.
"Bencana ini bukan untuk dilihat, bukan menjadi tempat wisata, tetapi bencana ini adalah sesuatu yang harus dipecahkan bersama," ujar Suharyanto, dikutip dari potongan video yang dibagikan Instagram @lambe_turah.
Para korban gempa Cianjur pun melakukan protes terhadap banyaknya warga dari luar Cianjur yang datang untuk berfoto. Di depan tenda pengungsian, warga setempat memasang tulisan "Ini bukan wisata bencana".
Menanggapi aksi warga Cianjur yang menolak daerahnya dijadikan lokasi wisata bencana, warganet malah menyoroti beberapa hal seputar mekanisme bantuan kepada para korban gempa yang belakangan viral di media sosial.
Warganet menyentil banyaknya aksi premanisme yang dilakukan oleh warga setempat, yang memblokir jalan kendaraan yang membawa bantuan untuk para korban gempa.
Dan tak sedikit warganet yang mengungkit aksi pencabutan banner Gereja di tenda korban gempa Cianjur yang viral beberapa hari lalu.
"Cianjur juga kagak bersyukur udah dibantu malah dipalakin, dicegat di jalan macam preman. Belum lagi dicabut hanya karena yang bantuin beda golongan, ya nggak heran kalau ada orang yang kesana cuma buat selfie aja," komentar salah satu warganet.
"Giliran dibantu malah dicopot segel dari siapa donaturnya! Mesti ya kalau mau nolong harus seagama?" komentar warganet lainnya.
Meski begitu, ada pula warganet yang netral dan tak menyalahkan pihak yang datang untuk foto-foto. Katanya, "Nggak usah pikiran negatif, siapa tau mereka foto-foto mau cari bantuan, kan masih ngumpulin bukti fotonya yang parah di bagian daerah mananya."
Baca Juga: Diam-diam Nikah Lagi, Teddy Syah Beri Mahar Fantastis untuk Istri Barunya
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air