Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan resmi menjadi pasangan suami istri. Beredar kabar pernikahan mereka akan digelar pada 10 Desember 2022 mendatang.
Namun, sebelum mereka menyebar undangan, beredar undangan palsu yang tersebar di jagad maya.
Menanggapi itu Erina Gudono merasa kesal. Menurutnya pemalsuan undangan itu bisa menimbulkan kerugian yang bisa saja terjadi pada siapa pun yang menerima undangan tersebut.
Perempuan kelahiran 1996 itu memberikan klarifikasi terkait pemalsuan undangan yang terjadi menjelang hari pernikahannya dengan Kaesang.
“Kami dapat kabar bahwa beberapa teman dan rekan mendapat broadcast undangan digital. Saya dan @/kaesangp tidak menerbitkan undangan digital dalam bentuk apa pun,” tulis Erina Gudono dalam Instagram Story miliknya, pada Selasa, 29 November 2022.
Erina juga menghimbau agar teman dan rekan-rekan untuk tidak melakukan pengisian form dari undangan palsu yang dibroadcast tersebut.
Perempuan yang pernah masuk 11 besar Puteri Indonesia itu juga meminta pihak vendor untuk tidak terpengaruh dengan isu pemalsuan undangan tersebut dan bisa bersikap lebih bijak.
Calon mantu presiden itu mengetahui undangan pernikahannya dipalsukan dari teman dan rekan-rekan yang menghubunginya terlebih dahulu.
Kaesang Pangarep kala itu belum memberikan pernyataan langsung mengenai pemalsuan undangan pernikahannya dengan sang calon istri.
Baca Juga: Jaksa Putar Rekaman CCTV Saat Senapan Ferdy Sambo Jatuh
Namun, lantaran tak ingin terjadi hal tak mengenakkan yang berlarut-larut, Erina Gudono akhirnya menngonfirmasi mengenai pemalsuan undangan pernikahannya tersebut melalui Instagram Story pribadinya @erinagudono.
Seperti yang diketahui publik, baru-baru ini desain undangan pernikahan dari pasangan Kaesang dan Erina memang sudah tersebar luas di dunia maya. Lengkap dengan tanggal dan tempat pelaksanaannya.
Sebagian teman dan rekan dari pasangan tersebut, kabarnya sudah mendapatkan undangan pernikahan dalam bentuk digital.
Sayangnya, undangan pernikahan Erina dengan adek dari Kahiyang Ayu itu diketahui tidak dibuat dalam versi digital.
Berita Terkait
-
Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina Jadi Sorotan, Warganet: Gelarnya Kok Panjang Banget?
-
Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Pakai Banyak Konsep
-
Erina Gudono Unggah Foto Prewedding dengan Pakaian Adat Gorontalo, Kaesang Pangarep: Kok Ga Selesai Selesai?
-
Erina Gudono Pamer Prewedding Pakai Baju Adat Gorontalo, Aksesori Kepalanya Bikin Kecewa
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
'Aktivis' di Pekanbaru Ditangkap Terkait Pemerasan, Modus Take Down Berita
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang
-
Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM
-
Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih
-
Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!
-
Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK
-
Akhirnya! Amerika dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang