Aksi menjijikkan dua wisatawan asing di Bali memantik amarah publik gara-gara perilaku tak sopan mereka di tempat umum. Desainer sekaligus aktivis asal Bali, Niluh Djelantik, pun membagikan video itu untuk menyuarakan kegeramannya.
Di video itu, terlihat kaki perempuan yang dinaikkan ke meja. Perempuan tersebut merekam aksi pria bule di depannya, yang diduga adalah sang pacar.
Dalam video, pria berambut gondrong dikepang itu mencium dan menjilati kaki perempuan tadi. Terdengar dari balik kamera, sosok perempuan yang merekamnya berbicara dalam bahasa Rusia.
Di sekitar mereka, terdapat sejumlah wisatawan asing yang lain. Tampak ada yang sekilas melirik aksi menjijikkan pasangan bule di tempat umum itu.
"POV: Goddess worshipping with my spiritual f*ckboy [sudut pandang: pemujaan dewi dengan pasangan spiritualku]," bunyi caption di video itu.
Tak ayal, kepala Niluh Djelantik mendidih melihat video tersebut, sama seperti warganet lainnya. Ia menegaskan bahwa bule di video itu menunjukkan perilaku yang sangat menganggu. Niluh Djelantik lantas meminta Menparekraf Sandiaga Uno untuk menindaklanjutinya.
"BALI TIDAK PERLU TURIS SAMPAH
@sandiuno Mas menteri, yakin kasi visa second home ke yang beginian??? Yakin visa yang mereka punya sekarang bisa dipake kerja ????" tulis @niluhdjelantik.
Menurut keterangannya, setiap hari ia selalu mendapat laporan terkait kelakuan tidak beretika para turis. Perancang yang desain sepatunya telah dikenakan Uma tHurman hingga Paris Hilton ini juga me-mention akun Instagram kedua pelaku.
"@lali_ra_ @cosmiclovetiger WTF are you doing on public place ? Don’t you have any respect to others ???? Your behavior really giving Bali a bad name. We don’t need trashy tourist like you [apa-apaan itu yang kalian lakukan di tempat umum? Apa kalian enggak ada respek ke orang lain? Kelakuan kalian telah mencoreng nama Bali. Kami enggak butuh turis sampah seperti kalian]," terang Niluh Djelantik.
Baca Juga: Terkuak! Ternyata Ini Sosok Capres Berambut Putih yang Dimaksud Jokowi
Selain Sandiaga Uno, Niluh Djelantik juga meminta Ditjen Imigrasi dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk mengecek izin visa kedua wisatawan asing di video tersebut.
Hingga kini, belum tampak ada tanggapan dari Sandiaga Uno maupun pihak Imigrasi di unggahan Nilud Djelantik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Promo Sepatu di Ramayana, Diskon Gila-gilaan Jelang Lebaran Spesial Potongan 50 Persen
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia
-
Senin 16 Maret 2026 Bank Tutup atau Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
Mudik Tak Lagi Riuh: Potret Lesu Terminal Sukabumi di Tengah Gempuran Ekonomi dan Travel Gelap
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Cara dan Syarat Mengajukan KUR BRI 100 Juta, Cocok untuk Kembangkan Usaha Setelah Lebaran