Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ridwan Soplanit kembali menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dalam sidang tersebut, dua terdakwa dihadirkan yakni Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dalam persidangan, Ridwan sempat mempertanyakan kepada Ferdy Sambo lantaran dirinya yang ikut dilibatkan dalam kasus tersebut.
Mulanya Hakim Ketua Iman Santoso menanyakan kepada Ridwan lantaran mendapat hukuman demosi selama delapan tahun.
"Saudara lupa kapan ditaruh di penempatan khusus? Saudara bilang dimasukkan ke sel berapa lama?," tanya hakim.
"Saya di penetapan khusus (patsus) itu 30 hari. Demosi yang mulia selama delapan tahun," jawab Ridwan.
Hakim juga kembali menanyakan kesalahan apa yang dilakukan Ridwan sehingga mendapat hukuman demosi selama delapan tahun.
"Kurang profesional. Mulai dari olah TKP, kemudian barang bukti diambil oleh pihak lain. Kemudian terkait dengan masalah LP yang mana saat itu tidak ada dasar LHP pada pembuatan LP model A, tapi setelah itu kita buktinya dasarnya LHP," jawab Ridwan.
Selain itu, Ridwan menjelaskan hukuman demosi delapan tahun kini menjadi personel Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri.
Hakim juga menuturkan karir Ridwan terhambat lantaran mendapat hukuman demosi selama delapan tahun.
Baca Juga: Pengaruh Ferdy Sambo Disebut Masih Kuat, Kasus Kalideres Alihkan Perhatian, Pakar: Jangan Lengah!
"Saudara akhirnya terhambat melanjutkan karir sasudara akibat peristiwa ini," kata hakim.
"Betul yang mulia, " jawab Ridwan.
Dalam persidangan tersebut, Ridwan meminta kesempatan hakim untuk menanyakan kepada Ferdy Sambo.
"Mungkin sebelum saya beralih ke yang lain mungkin saya diberikan kesempatan buat senior saya pak Sambo," kata Ridwan.
Ia mempertanyakan ke Ferdy Sambo lantaran dirinya ikut dilibatkan dalam kasus pembunuhan berencana terhadap ajudan Sambo, Brigadir J.
"Pertanyaan saya ke pak Sambo? kenapa kami harus dikorbankan dengan masalah ini. Itu saja," tanya Ridwan kepada Sambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya
-
Istri AHY Annisa Pohan Lahirkan Anak Kedua, Diberi Nama Gelar Raja
-
Maarten Paes Bikin Media Belanda Heran dengan Lonjakan Kariernya di Ajax dan Timnas Indonesia
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
-
Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara
-
Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?
-
Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?
-
Ketika Setan Bicara Jujur: Membaca Ulang Kegelapan dalam Buku Curhat Setan
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air