/
Rabu, 30 November 2022 | 18:25 WIB
Polisi ngamuk, todong santri pakai pistol (Instagram)

Viral di media sosial, seorang oknum Polisi menodongkan pistol kepada sejumlah santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Imam Al-Zuhri di Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Polisi berinisial Briptu AH itu, rupanya ngamuk lantaran mengira bahwa para santri di Pondok Pesantren tersebut telah melempari rumahnya.

“Ketika santri keluar, oknum mengeluarkan pistol. Kemudian menodongkan pistol tersebut di samping telinga seorang santri yang bernama Musawwir umur 14 tahun,” ucap Kepala Pesantren Ustadz Zuhuri, melansir laman instagram @info_etam Rabu (30/11/2022).

Tidak hanya menodongkan pistol, anggota polisi tersebut juga mendorong santri hingga ketembok. 

Bahkan ia juga tampak menarik tubuh seorang santri, sambil memegangi baju dan menggoyang-goyang tubuh anak tersebut.

Padahal, setelah dilakukan penelusuran melalui CCTV pondok pesantren, pelaku pelemparan itu bukanlah para santri, melainkan anak-anak yang melintas.

Atas kejadian itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto membenarkan bahwa anggota Satlantas Polrestabes Makassar Briptu AH dilaporkan terkait kasus pengancaman. 

Dia mengaku telah menindaklanjuti dengan menindak tegas anggota tersebut.

Netizen yang menyaksikan video tersebut ikut geram, banyak yang menyayangkan tindakan aparat yang semakin arogan.

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri China Jiang Zemin Meninggal Dunia, Bendera Setengah Tiang Berkibar

"Semakin arogan, tidakkah kasus sambo menjadi pelajaran bagi mereka, rakyat semakin tidak percaya dan respek lagi," kata @yantit***

"dah langsung berhentikan aja," kata @"babahwesk***

"Tidak pake baju dinas kok bawa pistol," kata @michael_tristan***

Load More