Film Perempuan Tanah Jahanam disebut-sebut film horor terlaris di Indonesia. Perdana tayang di Indonesia pada 17 Oktober 2019 lalu.
Film ini juga laris di luar negeri, tayang di Amerika dan beberapa negara lain dengan judul Impetigore.
Perempuan Tanah Jahanam adalah film horor besutan Joko Anwar yang melibatkan sejumlah artis ternama dalam perannya.
Seperti Tara Basro yang berperan sebagai bintang utama, kemudian melibatkan jurnalis Marissa Anita, Christine Hakim, Asmara Abigail, dan Ario Bayu.
Pengambilan lokasi film dilakukan di rumah kosong yang sudah terbengkalai selama 30 tahun sehingga suasananya sangat cocok dengan film tersebut.
Lalu, seperti apa jalan cerita dan sinopsis Film Perempuan di Tanah Jahanam?
Perempuan Tanah Jahanan bercerita tentang perjuangan dua sahabat Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) yang berjuang bersama menghadapi tantangan hidup.
Mereka berdua bekerja sebagai petugas gerbang tol. Mereka berdua melakukan perjalanan ke sebuah desa Maya untuk mencari tahu keberadaan yang ditinggalkan keluarga.
Mereka datang ke Desa Harjosari. Sampai di desa itu merekanmenemukan sebuah rumah kosong dan menyeramkan.
Baca Juga: 5 Fakta KA Argo Parahyangan: Bakal Dihentikan Saat Kereta Cepat Beroperasi?
Di desa itu juga ditemukan banyak makam anak-anak. Keanehan mulai tampak ketika warga desa menyambut mereka dengan wajah tak senang.
Suatu ketika mereka didatangi orang suruhan kepala desa, Ki Saptadi. Mereka memberi informasi bahwa rumah kosong itu adalah miliki warga bernama Rahayu.
Dini malah mengaku sebagai Rahayu akibatnya nasib Dini sangat naas di bunuh oleh seorang bernama Nyi Misni (ibu dari Ki Saptadi). Tubuhnya digunakan sebagai ritual untuk menghilangkan kutukan desa itu.
Kemudian Maya bertemu dengan seorang perempuan bernama Ratih, Ia menyebut rumah tua yang didatangi Maya adalah milik Donowongso.
Ia adalah juragan yang anaknya dikutuk kemudian lahir tanpa kulit. Untuk sembuh dilakukan perjanjian dengan setan.
Sejak itu Donowongo sengaja membunuh anak kecil untuk dijadikan wayang kulit dan sebagai ritual yang bisa menyembuhkan anaknya, Rahayu. Banyak bayi yang lahir di Desa Harjosari terlahir tanpa kulit.
Namun, akhirnya diketahui yang menjadi Rahayu adalah Maya. Ia tak bisa menahan amarah terlebih setelah kawannya Dini dibunuh.
Apa yang bisa dilakukan Maya untuk melawan semua hal menyeramkan itu? bisakah ia melarikan diri dari desa tersebut? lebih lengkap film ini dapat di tonton di layanan streaming Neflix.
Berita Terkait
-
Kumpulan Link Nonton Film Bioskop Gratis, Bukan IndoXXI, Rebahin, atau LayarKaca21, Cek di Sini!
-
Beda Banget! Jefri Nichol Tak Ingin Jadi Artis, Dulu Punya Cita-Cita Tekuni Profesi Mentereng Ini
-
9 Film Indonesia Tayang Desember 2022, Masih Didominasi Genre Horor
-
Link Nonton Film Yuni yang Dibintangi Arawinda Kirana, Sabet Penghargaan Dunia!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring