Ryan Dono dan Yessy Anitoma sedang menjadi sorotan publik. Pasalnya, keduanya memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka tepat tiga hari sebelum hari bahagia tersebut telah direncakan.
Pernikahan keduanya diketahui gagal berlangsung karena tiba-tiba saja pihak perempuan meminta mahar berupa sertifikat rumah. Menurut Yessy, mantan calon suaminya pernah menjanjikan kepadanya sebuah rumah sebagai mahar.
Namun, hal tersebut ditepis oleh Ryan Dono dan sang ibu. Menurut keterangan pria yang bekerja di pabrik ini, dirinya hanya menjanjikan adanya hunian jika keduanya menikah. Hunian berupa rumah tersebut tidak dijanjikan sebagai mahar dalam pernikahan.
"Pernah ngomong gini, dari awal, aku ngomong gini, kalau sudah nikah rumah mah ada buat kita berdua gitu. Itu rumah yang di sebelah," terang Ryan seperti dikutip Mamagini melalui unggahan kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Selasa (6/12/2022).
Ryan Dono lantas mengungkapkan jika Yessy tidak ingin tinggal di rumah yang telah dibangun ibunya. Mantan calon istrinya tersebut enggan berada dekat dengan rumah mantan calon mertuanya.
"[Yessy] Nggak mau. Kalau nggak mau ya sudah kita mau ngontrak kek, mau gimana kan peribahasanya kan. Kalau memang nggak mau dekat sama mama," ujar Ryan.
Pria ini lantas mengungkapkan bahwa jika rumah tersebut dimasukkan dalam mahar, maka rumah tersebut akan sepenuhnya menjadi hak milik dari Yessy. Padahal, rumah tersebut merupakan pemberian dari sang ibu.
"Tapi rumah ada, buat kita berdua. Tiba-tiba dia waktu dekat sekali, si sertifikat sama rumahnya mau dituangkan di buku nikah. Itu kan beda, itu namanya mahar, beda lagi," kata Ryan.
"Itu kan mama ngasih aku buat berdua, bukan untuk mahar," lanjutnya.
Pada momen ini, ibu dari Ryan Dono juga ikut angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa rumah yang dibangunnya akan diberikan sebagai hadiah untuk pernikahan anaknya. Rumah tersebut bukan dijanjikan sebagai mahar untuk Yessy.
Ia lantas mengungkapkan bahwa jika rumah tersebut dijadikan sebagai mahar, maka sang anak tidak memiliki hak atas rumah tersebut.
"Jadi dilarikannya ke mahar itu dalam arti mahar mah hak istri. Makanya ibu nggak mau. Jangankan ibu yang hasil jerih paya ibu, anak ibu juga nggak ada hak kalau dimaskawinkan," ujar sang ibu.
Berita Terkait
-
Ini Mahar yang Diberikan Kaesang ke Erina, Ada Uang Rp300 Ribu, Apa Alasannya?
-
Inovasi Kilang Badak LNG, Tekan Impor LPG
-
Lewat Program Let's Color, Dulux Warnai Rumah Warga dan Bangunan Bersejarah Indonesia
-
Dulu Pilih Batal Nikah Gegara Tak Diberi Sertifikat Rumah, Sekarang Yessy Siap Nikah Tanpa Mahar
-
Curhat Orang Tua Dihina, Pengakuan Yessy Bikin Publik Geleng-Geleng: Udah Dihina Malah Ngemis Sertifikat
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Kapasitas 1 TB Termurah untuk Gamer dan Content Creator
-
Mengenal Fitur V2L yang Bisa Jadi Sumber Listrik Berjalan LEPAS L8
-
5 Fitur Unik Terbaru di Forza Horizon 6: Ada Balap ala Initial D dan Forza Rush
-
Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun
-
Bukan Sekadar Game, Solo Leveling: KARMA 2026 Siap Hadirkan Cerita Orisinal
-
Gelar Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
-
Reuni Penuh Intrik dan Kebohongan, A Little White Lie Hadir dalam Versi Lebih Gelap
-
Mayat Bayi Dalam Kardus Ditemukan di Medan, ART Ditangkap
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Usai Heboh Dugaan Pelecehan, Korban Akui Dihubungi Pihak yang Mengaku Keluarga Mohan Hazian